Sabtu, 17 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
Probolinggo

Uang Nasabah BRI di Leces Raib, Tiba-tiba Hanya Tersisa Rp 700 Ribu

Selasa, 20 Mar 2018 07:30 | editor : Fandi Armanto

skimming, uang, saldo, rekening, nasabah, hilang, raib, ludes

ILUSTRASI (Dok. JawaPos.Com)

PROBOLINGGO - Hilangnya uang nasabah bank tak hanya terjadi di Kediri dan di Surabaya. Di Probolinggo, seorang warga asal Desa Sumber Kedawung, Kecamatan Leces, mengaku kehilangan uang yang disimpannya di rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Nasabah yang diketahui bernama Susiati Sujak, 39, itu mengaku, kehilangan uang  di rekening tabungannya, sekitar Rp 10,5 juta. Uang itu disimpannya sebagai rekening tabungan di BRI. Uang itu raib pada tahun 2017, namun baru diketahui Susiati, saat dia hendak mengecek tabungan di ATM.

Susi-sapaan Susiati- menceritakan bagaimana dia kehilangan uang di rekening BRI miliknya tersebut. Pada bulan Desember 2016, dirinya menarik uang tabungan sebesar Rp 50 juta untuk didepositokan di BRI. “Setelah penarikan untuk deposito, di tabungan ada uang sekitar Rp 7,7 juta. Setelah itu, saya kerja di Malaysia. Terhitung Januari 2017 sampai Desember 2017 saya di Malaysia,” ujarnya.

Selama bekerja di Malaysia, Susi mengklaim tidak melakukan penarikan tabungan. Bahkan, menurutnya, selama 1 tahun, dia menabung uang gaji selama di Malaysia.

“Baru pada tanggal 16 Februari 2018, saya pulang untuk menemani anak yang liburan sekolah. Saya nyeberang ke Batam dari Malaysia. Saat di Batam itu saya cek saldo di ATM BRI, kok hanya sisa Rp 7,7 juta. Lalu kemana tabungan saya selama kerja di Malaysia yang rutin saya kirim ke tabungan BRI?,” ujarnya.

Saat itu Susi berencana untuk mentransfer uang sebesar Rp 10 juta ke rekannya. Namun karena di saldo hanya tersisa Rp 7,7 juta, maka dia hanya mentransfer Rp 7 juta.

“Kalau saya perkirakan uang saya selama di Malaysia paling tidak terkumpul Rp 20-23 juta,” ujarnya.

Selanjutnya, Susi berencana untuk pulang ke Probolinggo dan melakukan cek saldo tabungan. “Saya datang ke Probolinggo Jumat (16/3) lalu. Tapi, saat itu BRI sudah tutup dan baru tadi (Senin) saya cek buku tabungan. Hasilnya ada penarikan tidak dikenal sebesar Rp 10,5 juta,” ujarnya.

Susi pun sempat mempertanyakan hilangnya uang Rp 10,5 juta di kantor BRI cabang Leces. Namun sayangnya tidak mendapat jawaban yang memuaskan. “Katanya tidak ada data laporan pengeluaran uang di komputer. Lalu ini kok bisa muncul uang keluar sebesar Rp 10,5 juta,” ujarnya.

Lantaran kesal sekali dengan jawaban bank, akhirnya Susi menarik uang depositonya sebesar Rp 50 juta. “Meskipun ada penalti, saya biarkan saja. Saya bayar penaltinya,” ujarnya.

Dari rekening BRI yang disampaikan kepada awak media tercatat ada uang keluar dari rekening atas nama Susiati Sujak sebesar Rp 50 juta per tanggal 6 Desember 2016. Sisa uang di tabungan tersebut sebesar Rp 5,459 juta.

Kemudian tercatat pada tanggal 29 September 2017 ada uang masuk rekening diperkirakan adalah akumulasi tabungan Susi berjumlah Rp 11,868 juta. Sehingga saldo per tanggal 29 September 2017 mencapai Rp 17.327.893.

Pada tanggal yang sama, tabungan ini terdebet sebesar Rp 10.580.967,80. Sehingga sisa saldo tabungan hanya tercatat Rp 6.746.925,20.

Sejak tanggal 6 Oktober 2017 sampai 15 Februari 2018 terdapat saldo dengan kisaran Rp 190 ribu sampai Rp 200 ribuan. Sehingga, saldo pada 15 Februari 2018 tercatat sebesar Rp 7.724.881,40.

Susi berharap uangnya yang hilang itu bisa diganti. “Selama 1 tahun itu saya tidak ada aktivitas mengirim uang, hanya melakukan tabungan saja. Ada SMS yang minta no PIN dan identitas lain selalu saya abaikan. Karena saya paham kalau itu rahasia,” ujarnya.

(br/fun/put/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia