Jumat, 19 Oct 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Suami Ketahuan Selingkuh, Istri Akhirnya Kabur ke Papua

Minggu, 18 Mar 2018 10:30 | editor : Radfan Faisal

ono-ono ae, suami, istri, tole, minthul, cerai, talak, rumah tangga

ILUSTRASI (Achmad Syaifudin/Radar Bromo)

MINTHUL (nama samaran), 38, warga Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo tergolong nekat. Sekali marah, Minthul bisa minggat berhari-hari. Terakhir, ia minggat ke Papua setelah memergoki Tole (juga nama samaran), 40, suaminya selingkuh dengan wanita idaman lain (WIL).

Selama 18 tahun membina rumah tangga, pasangan suami-istri (pasutri) ini sudah dikaruniai empat orang anak. Semula, rumah tangga keduanya baik-baik saja. Meskipun Tole memiliki pekerjaan yang memberi gaji lumayan, namun Minthul tak mau berdiam diri. Ia berusaha membantu keuangan keluarga dengan bekerja.

Meski sabar, Minthul termasuk istri yang posesif. Ia selalu menanyakan kabar suaminya ketika tidak pulang hingga larut malam. “Saya tahu pekerjaannya di luar memberikan kesempatan untuk berhubungan dengan banyak orang. Kalau tidak dijaga, bisa bahaya,” katanya.

Karena itu, seringkali Minthul mengancam akan meninggalkan Tole dan keempat anaknya, jika sang suami terbukti selingkuh. Itu sebabnya, ia terus mengontrol kemana saja sang suami pergi. Jika pulang, ia memeriksa ponsel suaminya bak seorang detektif.

Kecurigaan Minthul benar adanya. Namun, Tole masih bisa menutupi hubungan serongnya dengan wanita lain. Sebelum pulang, ia menghapus pesan pendek dari pasangan selingkuhannya.

Namun, sepandai-pandai tupai melompat pasti jatuh juga. Pepatah itulah yang dialami Tole. Suatu saat ia lupa menghapus pesan pendek yang ada di ponselnya. Tentu saja, Minthul yang terbiasa mengecek ponsel suaminya berang bukan kepalang melihat pesan pendek mesra itu.

“Saya paling tidak suka dikhianati,” jelasnya. Karena itu, Minthul yang marah langsung membuktikan ucapannya. Keesokan harinya ia langsung membeli tiket tujuan Papua. Tanpa pamit, ia meninggalkan Tole yang saat itu sedang bekerja.

“Saya diam-diam beli tiket pesawat tujuan Papua. Kebetulan di sana ada kenalan yang bisa membantu saya mencarikan kerja,” katanya. Sementara sang anak dititipkan ke rumah orangtua Tole. Saat itu, Minthul izin pada mertuanya hendak pulang ke kampung halamannya.

Tole yang tidak dikabari, kaget ketika sampai di rumah tidak menjumpai anak dan istrinya. Ia baru tahu anaknya dititipkan ke orang tuanya. Akhirnya, Tole mendapatkan kabar jika sang istri keluar negeri dari kerabatnya. Saat itu ia menyesal dan membujuk istrinya untuk pulang.

Mulanya Minthul menolak pulang. Namun, akhirnya Tole berhasil meluluhkan istrinya itu setelah merayu selama sebulan. Namun, Minthul tidak bisa langsung pulang, karena terikat kontrak selama 6 bulan.

“Saya mangkel karena sudah dikecewakan. Padahal saya selalu nurut apa yang dia katakan,” katanya. Saat itu Minthul mengaku jika mengambil keputusan saat marah. “Ini jadi pelajaran buat dia agar tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.

(br/sid/rf/rf/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia