Minggu, 16 Dec 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Baru Sebulan Menikah Lalu Cerai, Suami Akui Itunya Kecil

08 Februari 2018, 08: 15: 59 WIB | editor : Radfan Faisal

ono-ono ae, tole, minthul, rumah tangga

ILUSTRASI (Achmad Syaifudin/Jawa Pos Radar Bromo)

BERHARAP dapat membina keluarga bahagia, Tole (nama samaran), 28, warga Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, ini harus mengubur mimpinya rapat-rapat. Dia kecewa, sang istri Minthul (juga nama samaran), 20, lebih suka keluyuran dengan teman-teman sebayanya.

Tole akhirnya menceraikan istrinya itu di Pengadilan Agama (PA) Probolinggo. Meskipun, baru sebulan mereka menikah.

Diceritakan Tole, dia pertama kali bertemu Minthul di rumah pamannya. Minthul yang tetangga pamannya itu, berhasil menarik perhatiannya. Rupanya, Minthul merasakan hal yang sama. Mereka pun bertukar nomor telepon.

“Saya langsung tertarik pada pandangan pertama, saat bertemu Minthul. Dari situlah saya berniat menikahinya,” kenang Tole. Apalagi, saat itu usia Tole sudah cukup matang untuk menikah.

Sejak saat itu, Tole pun rajin berkomunikasi dengan Minthul melalui telepon. Tole kemudian memberanikan diri melamar Minthul. Apalagi, hubungan mereka direstui kedua keluarga.

“Karena sudah merasa cocok, saya pun berniat melamar Minthul untuk saya jadikan istri. Alhamdulillah ternyata keluarga kami saling setuju,” tuturnya.

Setelah setahun bertunangan, keluarga Minthul mendesak Tole segera membawa Minthul ke pelaminan. Tole pun menikahi Minthul, walaupun saat itu Tole hanya bekerja sebagai karyawan kafe. Setelah menikah, mereka tinggal di rumah orang tua Minthul.

Namun, belum lama menikah, prahara mulai masuk dalam rumah tangga mereka. Minthul ternyata masih suka keluyuran tak jelas bersama teman-temannya. Biasanya, itu dilakukannya saat Tole bekerja di kafe. Tidak sekali dua kali, itu dilakukan Minthul tiap hari.

Bahkan, saat Tole pulang kerja, Minthul sering tidak ada di rumah. Padahal, Tole ingin setiap pulang kerja, Minthul ada menyambut kedatangannya.

Kalau pulang pun, Minthul enggan bercerita darimana. Bahkan, saat ditanya, Minthul malah marah dan minta Tole tidak ikut campur urusannya.

Tentu saja Tole kecewa dengan sikap Minthul. Di saat dirinya bekerja mencari nafkah untuk keluarga, Minthul malah tidak mendukung dengan keluyuran seenaknya.

“Jujur, gaji saya memang kecil. Zaman sekarang nyari kerja susah. Tapi, ternyata Minthul malah main-main. Padahal, waktu tunangan nggak begitu,” geramnya.

Tole sadar, usia Minthul masih belia. Namun, setelah menikah, seharusnya dia bisa mengurangi keluyuran dengan teman-temannya. Apalagi sampai lupa tanggung jawabnya sebagai istri. Beberapa kali Tole menasehati Minthul. Alih-alih mengikuti, Minthul malah tidak terima.

“Sudah saya ingetin bahwa dia sudah punya suami. Eh, malah terus keluyuran sama teman-temannya. Pas saya marahi, dia juga ikutan marah,” jelas Tole.

Tole pun jadi sering sakit hati sendiri. Dia pun tak tahan dengan kebiasaan minthul yang sering keluyuran. Apalagi, orang tua Minthul juga tidak sanggup mengarahkan Minthul. Daripada sakit hati terus, Tole pun mantap menceraikan Minthul.

“Daripada sering makan hati, mending saya cerai,” pungkasnya. (mg1)

(br/jpk/rf/rf/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia