Jumat, 19 Oct 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Suami Ketahuan Selingkuh, ATM dan Tabungan Disita Istri

Sabtu, 27 Jan 2018 09:45 | editor : Fandi Armanto

ono-ono ae, tole, minthul, rumah tangga

ILUSTRASI (Achmad Syaifudin/Jawa Pos Radar Bromo)

TOLE (nama samaran), 37, warga Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo hanya bisa meratapi nasib. Keinginannya untuk menghabiskan uang bersama selingkuhan, dipergoki Minthul (juga nama samaran), 32, istrinya. Karena itu, Minthul lantas menyita tabungan plus kartu ATM-nya.

“Sudah lama disita, jadi tidak bisa macem-macem,” kata Tole sambil menggerutu. “Sudah lama, sampai lupa kapan disitanya,” imbuhnya. Tole mengaku awalnya Minthul hanya meminjam kartu ATM tersebut, belakangan kartu itu pun tak pernah kembali ke pemilik sah-nya. Setelah itu, tabungannya juga ikut disita.

Tole pun tidak tahu berapa gaji bulanannya, yang biasanya menyesuaikan dengan keuntungan perusahaan. Termasuk jika ada kenaikan. Jumlah bonus yang diterimanya setiap bulan, juga tak diketahuinya. Sebab, ketika kartu tersebut berpindah tangan, sudah menjadi kewenangan Minthul mengelolanya. Ia sendiri tidak bisa bertindak apa-apa karena khawatir Minthul curiga jika ia ingin bermain serong.

“Saya tidak bisa main-main dengan gaji dan bonus. Apalagi semua pendapatan dari kantor itu masuknya ke ATM,” katanya. Alhasil, setiap bulan ia hanya dijatah sang istri Rp 500 ribu saja. Itu, untuk semua kebutuhannya selama berada di luar untuk bekerja. Mulai bensin, makan di luar, sampai membeli rokok.

Padahal, seandainya kartu ATM dipegangnya, ia bisa saja memainkan pemasukan dari kantor. “Kalau dipegang saya, gaji saya berikan semuanya. Nah kalau bonus kan bisa saya ambil separoh. Kalau ada bonus-bonus kan bisa saya ambil sendiri,” jelasnya.

Tentu saja dengan ngentit pemasukan dari kantor, Tole membayangkan bisa ngelaba di luaran. Ya, meskipun sudah memiliki anak, namun hasrat Tole untuk menjalin asmara dengan wanita lain masih menggebu-gebu. “Laki-laki kalau hanya punya satu wanita kurang afdhol. Raja kan harus banyak permaisurinya,” katanya sambil terkekeh.

Meski begitu, Tole tidak kekurangan akal. Ia punya keahlian yang bisa mendatangkan uang. Dengan profesi sampingan itulah ia mendapatkan pemasukan lain. “Harus pintar-pintar, meskipun kartu ATM disita tapi tetap bisa menjalin asmara,” katanya sambil bersiul-siul.

(br/hil/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia