Jumat, 19 Oct 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Sakit Hati Suami Banyak Anak dari Perempuan Lain

Sabtu, 14 Oct 2017 09:00 | editor : Muhammad Fahmi

ono ono ae, tole, minthul

ILUSTRASI (Achmad Syaifudin/Jawa Pos Radar Bromo)

ISTRI mana yang tak sakit hati mendengar suaminya memiliki banyak anak dari perempuan lain. Seperti yang dialami Minthul (nama samaran), 40, warga Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Ia marah besar ketika satu per satu anak suaminya dengan perempuan lain datang berkunjung ke rumahnya.

Bak petir di siang bolong, hati Minthul langsung berdegup kencang ketika menerima seorang laki-laki berusia 21 tahun. Dia mengaku sebagai anak Tole (juga nama samaran) dari perempuan lain. Semula, Minthul tak percaya dengan pengakuan anak tersebut.

“Tapi akhirnya saya mulai percaya, ketika mendengar cerita jalan hidupnya bersama ibunya,” terang Minthul. Tak hanya itu, anak tersebut menyodorkan bukti foto pernikahan ibunya dengan Tole. “Mau tidak mau saya harus menerima kenyataan ini,” imbuhnya bersedih.

Sejatinya, Minthul sendiri sudah lama mendengar kabar jika Tole sering bermain serong dengan perempuan lain. Tak hanya sekedar mencari hiburan, bahkan meresmikan hubungan itu ke jenjang pelaminan. Namun, Minthul mengaku tak punya bukti untuk menanyakannya pada sang suami.

“Saya gak berani tanya kalau gak ada bukti,” katanya. Apalagi, Minthil tak ingin informasi-informasi tersebut mengganggu psikologi anak-anaknya. “Saya pilih diam saja. Kecuali ada bukti, baru saya berani bertanya. Sebelum ada bukti, ya saya simpan saja informasi itu,” kata ibu empat anak ini.

Minthul mengatakan, pekerjaan suaminya sebagai kontraktor memang memungkinkannya bertemu dengan banyak orang di banyak tempat. Maklum, Tole jarang pulang ketika harus mengawasi proyeknya di daerah lain. Bahkan, pernah Tole pulang sekali dalam 6 bulan. Itu ketika ia mengerjakan proyek di luar Jawa.

Karena itu, Minthul menduga sang suami menjalin hubungan terlarang dengan perempuan lain kala berada jauh dari keluarga. “Iya kalau perempuan, jauh dari suami masih bisa nahan. Lah, kalau laki-laki, mana bisa dia nahan,” katanya emosi.

Tak hanya satu orang yang mengaku sebagai anak Tole dari perempuan lain. Sedikitnya, ada dua orang lainnya dengan usia berbeda yang memberikan pengakuan yang sama. Mereka berasal dari tempat-tempat dimana Tole pernah menggarap proyek. Mereka berani mendatangi rumah Tole karena alasan yang sama. Kiriman uang bulanan untuk mereka jarang diberikan.

Karena itu, setelah mendapat bukti kuat, Minthul akhirnya meminta bicara berdua dengan Tole. “Saat itu saya sampaikan dengan jelas dan detail soal kedatangan keitga anak-anak itu ke rumah. Tole sendiri tidak tahu kalau tiga anaknya datang ke rumah. Karena dia juga sedang di luar kota,” jelasnya.

Tole yang tak bisa berkutik dengan bukti dan keterangan yang ada, hanya bisa membenarkan. “Dia akhirnya mengaku pernah berhubungan dengan tiga perempuan hingga lahir tiga anak. Tapi mereka katanya sudah diceraikan setelah proyek suami selesai di tempat-tempat tersebut,” kata Minthul.

Mendengar pengakuan itu, Minthul hanya bisa menangis. Ia sendiri tak bisa berbuat apa-apa. “Saya pasrah saja. Kalau memang dia sembuh, ya Alhamdulillah. Kalau masih saja berbuat serong, saya biarkan. Saya fokus pada anak-anak saya saja. Apalagi mereka juga masih butuh pendampingan saya,” katanya pasrah.

(br/sid/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia