Jumat, 19 Oct 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Kesal Tak Dirawat saat Sakit

Selasa, 05 Sep 2017 11:25 | editor : Radfan Faisal

ILUSTRASI

ILUSTRASI (Achmad Syaifudin/Jawa Pos Radar Bromo)

Makin tua makin manja. Itulah Tole (nama samaran), 54, warga Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Karenanya, saat dilanda sakit demam, ia tak ingin ditinggal Minthul (juga nama samaran), 43, istrinya. Tapi, Tole kecewa lantaran Minthul memutuskan tetap bekerja saat ia sakit.

Persoalan sepele itu ternyata penyebab pertengkaran di antara keduanya. Bahkan, gara-gara hal itu, pernikahan mereka yang baru berjalan empat tahun, kandas. Minthul mengaku serba salah dengan kondisi Tole yang sering sakit-sakitan. “Masa saya harus standby 24 jam kalau dia sakit. Padahal, saya juga harus kerja,” ungkapnya.

Tole dan Minthul merupakan pasangan janda dan duda yang dipertemukan empat tahun silam. Tole yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini, sudah menduda lantaran istrinya meninggal. Sementara, anak hasil hubungannya dengan istri pertamanya, saat ini sudah mandiri.

Sedangkan Minthul, sudah menjanda cukup lama. Yakni, sekitar 10 tahun. Selama ini, Minthul seorang diri membesarkan anak semata wayangnya dari pernikahan pertamanya. “Memang ada beberapa laki-laki yang datang, tapi saya gak mau karena lebih baik mandiri fokus besarin anak,” ungkapnya.

Setelah anaknya bekerja dan hidup mandiri, hati Minthul terbuka dengan kehadiran seorang pria. Tole datang saat yang tepat. Karena merasa sudah tidak ada tanggungan lagi, Minthul tak menolak saat Tole ingin menikahinya.

Setelah menikah, Minthul ikut tinggal bersama Tole. Namun, Minthul mengaku tetap bekerja di perusahaan karena sudah merasa nyaman menjadi wanita karir. Walaupun, secara materi Tole yang mempunyai sawah mampu menghidupi Minthul.

Sejatinya, sejak awal menikah, antara Tole dan Minthul kerap berselisih paham. Hal itu tidak lepas dari keinginan Tole yang selalu ingin dimanja seperti mendiang istrinya dulu.

“Ya jelas gak bisa. Kan saya kerja dari pagi sampai sore. Secara gak langsung, Tole ingin saya jadi ibu rumah tangga dan full merawat dia. Tapi, saya gak bisa kalau sampai berhenti kerja,” ungkapnya.

Tole sendiri memang kerap jatuh sakit. Faktor usia membuatnya harus terbaring di ranjang. Awalnya, Minthul sering izin tidak masuk kerja demi merawat suami. Tapi, lama-lama Tole ingin diperlakukan seperti itu setiap hari.

“Saya gak bisa terus-terusan izin. Terakhir dia sakit, saya cuma sediakan makan dan obat dan tetap kerja. Eh dia ngamuk, bahkan sampai mukul saya pas pulang kerja,” keluhnya. Kecewa dengan perlakuan suaminya, Minthul mengaku tak betah lagi dan memilih minggat dari rumah Tole. Akhirnya, Minthul menggugat cerai suaminya.

(br/eka/rf/rf/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia