Senin, 10 Dec 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Menyesal Telah Cemburu Buta

30 Agustus 2017, 08: 45: 59 WIB | editor : Muhammad Fahmi

ILUSTRASI

ILUSTRASI (Achmad Syaifudin/Jawa Pos Radar Bromo)

Gara-gara terbakar api cemburu, Tole (nama samaran), 40, akhirnya menceraikan istrinya, Minthul (juga nama samaran), 38. Namun, saat menikah lagi dengan Menthil (juga nama samaran), 38, ternyata ia tak pernah bisa melupakan Minthul dan anak-anaknya.

Tole hanya bisa menyesali proses perceraian tersebut. Ketika akan mengambil akta cerainya, Tole berkali-kali mondar-mandir di Pengadilan Agama (PA) Probolinggo. Seolah-olah, dia tak ingin mengambil akta cerainya. Tole benar-benar galau menghadapi kisah asmaranya itu.

“Saya menyesal sekali. Sebenarnya saya sudah menikah siri dengan Menthil dan bakal meresmikannya, namun sungguh saya tidak bisa melupakan Minthul. Saya sangat-sangat mencintainya,” ujar Tole dengan mata berkaca-kaca.

Pria yang bekerja sebagai staf marketing di perusahaan otomotif itu menceritakan awal mula perceraiannya dengan Minthul. “Dimulai dengan api cemburu. Waktu itu saya melihat ada pria yang menghampiri dia, ya langsung saja istri saya tampar di tempat itu,” kata Tole.

Meski demikian, Minthul hanya diam dan menangis. Bahkan, tanpa sadar, Tole mengatakan akan menceraikan dia dan menyuruhnya memilih pria itu. Melihat kata-kata kasar itu, Minthul hanya tertegun dengan kalimat suaminya.

“Terserah, apa yang kamu katakan, aku tidak peduli. Aku sudah bukan istrimu lagi. Kelak kamu akan menyadari dan menyesal dengan tindakanmu hari ini. Kamu akan menyesal karena kamu telah melakukan kesalahan besar dengan fitnahan yang tidak manusiawi,” kata Tole menirukan perkataan Minthul waktu itu.

Cemburu itu benar-benar telah menelan semuanya. Kasih sayang, cinta, kesetiaan, yang selama ini mereka bina. Termasuk juga hari-hari indah bersama anak semata wayang mereka.

Setelah Minthul pergi dari rumah. Sebulan kemudian, Tole menikah secara siri dengan sahabatnya. Mulanya, Tole hanya menganggap Menthil sahabat. Namun, karena dia merasa frustrasi dalam kesendirian, akhirnya keduanya makin dekat. Hingga, akhirnya Menthil menyatakan kalau dia ingin menikah dengan Tole.

“Waktu itu, saya ingin balas dendam dengan Minthul hingga akhirnya saya menikah dulu,” katanya. Setelah menikah, Tole mengaku makin merindukan Minthul dan anaknya.

Hampir setahun lamanya, keduanya tak bertemu. Rasa rindu itu membuat Tole akhirnya nekat berangkat ke rumah orang tua Minthul. “Sekalian ingin menengok anak,” tandasnya. Namun, kedatangan Tole ditolak mentah-mentah oleh keluarga Minthul.

Bahkan, ketika Tole mengemis ingin bertemu anaknya, Minthul tetap pada pendiriannya. Karena tak mendapat sambutan baik, Tole kembali pulang. “Lama-lama saya bisa stres,” katanya curhat.

(br/rf/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia