Minggu, 16 Dec 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Banyak Guru Pensiun Tahun Ini, Sekolah Boleh Rekrut GTT

11 Agustus 2017, 09: 25: 59 WIB | editor : Fandi Armanto

SOLUSI: Guru tidak tetap di salah satu SD negeri mengajar siswanya. Untuk mengatasi banyaknya guru PNS yang pensiun, rekrutmen GTT adalah solusi Dinas P dan K.

SOLUSI: Guru tidak tetap di salah satu SD negeri mengajar siswanya. Untuk mengatasi banyaknya guru PNS yang pensiun, rekrutmen GTT adalah solusi Dinas P dan K. (Fandi Armanto/Jawa Pos Radar Bromo)

PURWOREJO - Kebutuhan guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Pasuruan semakin mendesak. Pasalnya, tahun ini puluhan guru PNS akan pensiun. Sebagai antisipasi, Pemkot mengijinkan lembaga sekolah untuk merekrut honorer.

Kabid Tenaga Kependidikan (Tendik) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Pasuruan, Suwono mengatakan sepanjang tahun 2017, 39 guru PNS akan pensiun. Rinciannya, 17 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 22 guru kelas.

“Puluhan guru yang pensiun itu adalah guru SD. Untuk guru di lembaga SMP, tahun ini tidak ada yang pensiun,” katanya.

Suwono menjelaskan puluhan guru PNS yang pensiun itu membuat kebutuhan guru di Kota Pasuruan semakin kritis. Sebab, berdasarkan data per Januari 2017, total kebutuhan guru PNS mulai lembaga TK sampai SMP sebanyak 245 orang.

Ia merinci TK mengalami kekurangan guru sekitar 7 orang, SD sebanyak 172 orang sedangkan SMP 66 orang. Jika ditambah dengan 39 guru PNS yang pensiun sampai akhir Desember nanti, maka kebutuhan guru PNS menjadi 284 orang.

Untuk menyiasati adanya guru PNS yang pensiun, P dan K telah memberikan ijin pada lembaga sekolah yang bersangkutan untuk merekrut tenaga honorer. Namun, guru honorer yang direkrut tersebut harus sesuai dengan jumlah kebutuhan lembaga dan harus linier.

“Jika guru tersebut adalah lulusan pendidikan Matematika, maka ia hanya boleh mengajar Matematika, tidak boleh mata pelajaran yang lain,” terang Suwono.

Menurutnya, tidak ada perbedaan mencolok antara guru honorer dan guru PNS dalam hal kompetensi. Namun, guru PNS memiliki sejumlah kelebihan. Salah satunya, mutu guru PNS lebih terjamin karena diterima melalui tes CPNS.

“Sementara honor guru honorer ini ditanggung oleh lembaga menggunakan dana BOS. Jika Pemkot mengadakan perekrutan, maka akan kami seleksi untuk mendapatkan SK dari Walikota,” tuturnya.

(br/riz/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia