Jumat, 20 Jul 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Tersenggol Ranggajati, Buruh Tani Asal Lekok Tewas di Ngopak

Kamis, 12 Jul 2018 21:26 | editor : Fandi Armanto

Ketabrak Kereta

TURUNKAN: Petugas membawa jenazah Jumaani ke ruang pemulasaran RSUD dr R Soedarsono, Kamis malam. (Istimewa)

REJOSO-Insiden kecelakaan di perlintasan kereta api (KA) kembali terjadi. Setelah Rabu (11/7) seorang penjaga perlintasan di Gajahbendo, Kecamatan Beji, yang tewas tertabrak KA Probowangi, Kamis sore (12/7) giliran seorang buruh tani yang menjadi korban. 

Diduga tidak mendengar KA Ranggajati melintas, korban tersenggol dan meregang nyawa. Korban diketahui bernama Jumaani, 52, Dusun Gesing, Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok. Korban tertabrak KA Rangajati jurusan Cirebon-Jember di perlintasan Dusun Ngopak, Desa Arjosari, Rejoso tepatnya di KM 73+1/2.

Sebelum insiden terjadi, korban memang terlihat tengah berada di perlintasan KA yang ada di belakang pasar Ngopak. Menurut warga, korban adalah buruh tani yang kesehariannya bekerja di ladang di kawasan Rejoso.

Kereta Ranggati

TKP: Jenazah Jumaani usai tersenggol KA di Ngopak, Rejoso di sore hari. (Istimewa)

Korban pun ditengarai memiliki masalah pada indera pendengarannya. Diduga karena itulah korban tak mendengar ada KA Ranggajati bernomor loko CC 2061333 yang lewat, hingga kemudian tersenggol sampai akhirnya mninggal dunia.

"Informasinya korban duduk-duduk di tepian rel. Masinis sudah membunyikan klakson. Kemungkinan korban saat itu tidak mendengarnya. Sehingga tersenggol. Kereta baru berhenti setelah jarak 300 meter dari TKP," kata Suromin, Polsuska Daop 9 Jember Wilayah Pasuruan.

Setelah mendapat laporan dari masinis, petugas Polsuska dan Polsek Rejoso mendatangi TKP. Korban kemudian dievakuasi ke ruang pemulasarab RSUD Soedarsono.Kondisi tubuh korban utuh namun terdapat luka robek pada bagian kepala.

"Semula, kami tidak menemukan identitas pada korban. Baru setelah di kamar mayat (ruang pemulasaran) ada pemuda yang datang dan mengakui bahwa korban merupakan bibinya. Kemudian kami minta untuk mengambil identitasnya dan melapor ke Polsek Rejoso," katanya. 

(br/fun/tom/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia