Jumat, 20 Jul 2018
radarbromo
icon featured
Probolinggo

Omzet Pasar Ramadan Rp 57 Juta Per Hari, Ini Rencana Pemkot

Kamis, 12 Jul 2018 21:31 | editor : Radfan Faisal

pasar ramadan di alun-alun probolinggo

MENGUNTUNGKAN: Pasar Ramadan yang digagas pemkot dari tahun ke tahun menuai sukses. Rencananya, tahun depan saat Ramadan akan digelar program serupa. (Zainal Arifin/Radar Bromo)

MAYANGAN - Perputaran ekonomi selama Ramadan tahun ini, cukup besar di Kota Probolinggo. Salah satunya bisa diketahui melalui perputaran uang selama bazar Ramadan di Alun-Alun Kota Probolinggo. Nilainya mencapai Rp 57 juta per hari.

Seperti disampaikan Sugeng Ariyadi, sekretaris DKUPP Kota Probolinggo. menurutnya, dalam sehari ada perputaran omzet rata-rata Rp 57 juta di bazar Ramadan. Jumlah itu diperoleh dari semua pedagang yang ada di sana.

“Ini omzetnya dari 140 orang pedagang di bazar Ramadan. Omzet ini artinya pendapatan kotor dari kegiatan perdagangan mereka tiap harinya. Seperti dari penjualan gorengan,” ujarnya.

Sugeng mengakui pendapatan ini cukup besar bagi pelaku UMKM. “Keuntungan yang diperoleh rata-rata pedagang sekitar 5 sampai 10 persen dari omzet mereka,” ujarnya.

Melihat tingginya perputaran ekonomi ini, dia tidak menampik program bazar Ramadan akan terus dilakukan di Kota Probolinggo tiap tahun. “Lokasinya tetap di sekitar alun-alun karena di sana ramai warga. Sedangkan di wilayah selatan itu kurang pengunjungnya,” ujar Sugeng.

Sempat muncul wacana untuk mengembangkan pasar Ramadan di wilayah selatan Kota Probolinggo. Namun, melihat animo besar di wilayah utara, pelaksanaan bazar Ramadan tetap digelar di sekitar alun-alun.

“Sedangkan di wilayah selatan kegiatan bazar bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat setempat,” ujarnya.

(br/put/rf/rf/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia