Jumat, 20 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
PROBOLINGGO UNITED

Misi Kudeta PSIL, Probolinggo United Wajib Menang Lawan Kresna FC

Kamis, 12 Jul 2018 08:30 | editor : Radfan Faisal

imam hambali, probolinggo united, kresna fc, liga 3

MOTOR SERANGAN: Kaptem Imam Hambali (kanan) akan kembali memimpin rekan-rekannya setelah absen pada laga sebelumnya. (Zainal Arifin-Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

MAYANGAN - Hasil sekali menang dan dua kali imbang dalam putaran kedua grup D Liga 3 Zona Jatim yang dijalani Probolinggo United, masih belum bisa dianggap istimewa. Karena itu, dalam laga lanjutan melawan Kresna FC, Kamis (12/7) sore, Imam Hambali dkk dituntut menang. Jika berhasil merebut 3 poin, maka jalan untuk berada di posisi runner up terbuka lebar.

Ya, menilik klasemen sementara di grup D, Persekabpas Pasuruan jelas tak lagi bisa tersentuh. Kemenangan melawan Jember United dengan skor tipis 1-0, Rabu (11/7), membuat The Lassak semakin kokoh di puncak klasemen dengan 23 poin. Sementara, di posisi kedua ada PSIL Lumajang yang mengemas 15 poin. Sedangkan Probolinggo United menguntit di posisi ketiga dengan 14 poin.

Nah, melawan Kresna FC di lapangan Karangan Wiyung, Surabaya, kick off pukul 15.15, anak asuh Jessie Mustamu ini dituntut menang. Pasalnya, hanya dengan kemenangan, mereka mampu mengkudeta PSIL Lumajang di tabel klasemen. Raihan kemenangan itu juga akan memberikan tekanan pada PSIL Lumajang yang baru akan berlaga 18 Juli mendatang.

“Untuk mengejar, kami harus menang,” terang asisten pelatih Probolinggo United, Soeharjono ketika dihubungi via ponselnya, Rabu (11/7). Sehari sebelum laga, pemain tetap menjalankan latihan di Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo. Mereka hanya berlatih ringan untuk menjaga kebugaran jelang laga tandang hari ini.

Pada latihan tersebut, jajaran pelatih juga menyampaikan sejumlah evaluasi. Hal itu untuk meminimalisasi kesalahan-kesalahan yang terjadi pada pertandingan sebelumnya tidak terulang. Terutama dalam hal umpan yang kerap salah sasaran.

Dalam laga sore nanti, Probolinggo United tidak bisa menurunkan skuad terbaiknya. Mohamad Dega Solikin harus absen karena akumulasi kartu. Karenanya, wing back kiri yakni M. Hafis Haiqal akan digeser ke tengah mengisi pos milik Dega.

Sedangkan posisi Hafis akan diisi Fahmi Romadhon yang biasanya bermain sebagai striker sayap. Untuk mengisi pos Fahmi, pelatih sudah menyiapkan Aldi Albiarta sebagai trisula bersama Dimas dan Ferry Adrianto.

Dengan skema 4-3-3, Soeharjono optimistis serangan timnya bisa menembus pertahanan tuan rumah. Tim kebanggaan masyarakat Kota Probolinggo ini optimistis menang. Selain memiliki skuad yang dianggap lebih baik, dalam pertemuan pertama mereka berhasil menang dengan skor 2-0.

Terlebih, Kresna FC merupakan tim paling lemah di grup D. Sebelum laga kontra Probolinggo United, Kresna FC tak mengantongi satu poin pun.

(br/hil/rf/rf/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia