Kamis, 19 Jul 2018
radarbromo
icon featured
Kraksaan

Belok Mendadak, Kakek asal Paiton Tewas Tertabrak Pelajar di Besuk

Senin, 25 Jun 2018 20:40 | editor : Muhammad Fahmi

Ilustrasi

Ilustrasi

BESUK-Nahas dialami Namina, 76, warga Desa Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Minggu petang (24/6), kakek itu meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di jalan Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16.30. Saat itu, Namina mengendarai sepeda onthel dari selatan di jalan Desa Sumberan. Di belakangnya ada Ahmad Sahla Rahman, 16, yang mengendarai sepeda motor bernopol P 2029 YQ.

Setiba di lokasi kejadian, mendadak korban berbelok ke kanan tanpa memberi isyarat. Karena jarak cukup dekat, pelajar asal Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, itu tidak dapat menghindar. Sehingga, kakek pengonthel itu tertabrak motor Ahmad.

“Kecelakaan terjadi diduga karena korban kurang hati-hati saat hendak berbelok. Akibatnya, kena tabrak oleh motor yang melaju di belakangnya,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda I Nyoman Harayasa.

Nyoman mengatakan, setelah kejadian, Namira dan Ahmad sama-sama dibawa ke RSUD Waluyojati, Kraksaan untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, malam harinya Namira meninggal dunia. 

“Korban pengendara sepeda onthel meninggal di rumah sakit. Kalau pengendara sepeda motor hanya luka ringan,” ujarnya.

Adanya kecelakaan lalu lintas ini juga langsung mendapatkan perhatian dari PT Jasa Rahaja Probolinggo. Kepala PT Jasa Rahaja Probolinggo Masdar mengaku sudah mencairkan santunan kematian korban kepada ahli warisnya. 

“Dana santunan kematian Rp 50 juta sudah dibayarkan kepada ahli waris tadi (kemarin),” ujarnya.

(br/mas/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia