Jumat, 20 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Politik

Ada 59 TPS Rawan di Kabupaten Probolinggo, Ini Pengamanannya

Senin, 25 Jun 2018 10:00 | editor : Muhammad Fahmi

cek, kesiapan, pengamanan, pilkada, polres probolinggo

CEK KESIAPAN: Kapolres Probolinggo, AKBP Fadly Samad saat mengecek kesiapan pengamanan pilbup. (Dok. Radar Bromo)

KRAKSAAN - Polres Probolinggo terus memantapkan persiapan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 Juni 2019 mendatang. Sebanyak 430 personel akan dikerahkan untuk pengamanan di 1.460 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Khususnya di sejumlah 59 TPS yang dianggap rawan. Baik rawan secara geografis maupun politik.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad mengatakan, semua tahapan dan lokasi pelaksanaan pilkada masuk golongan rawan. Mulai dari kantor KPU yang menjadi tempat logistik awal dan pengiriman terakhir pasca pencobloan, masuk rawan.

Sampai pada TPS-TPS yang tersebar di 21 kecamatan tergolong rawan. Hanya saja, pihaknya memetakan beberapa TPS yang dianggap rawan.

“Semua tahapan dan lokasi itu rawan dan dibutuhkan pengamanan. Mulai dari kantor KPU, pendistribusian logistik, sampai TPS saat pencoblosan pun itu rawan. Tapi, kami siap amankan semua tahapan dan tempat itu dengan mengerahkan sekitar 430 personel,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo (24/6).

Kapolres tidak menampik adanya TPS yang dianggap rawan. Dari 21 kecamatan yang menjadi wilayah hukum Polres Probolinggo, dengan total jumlah TPS 1.460, maka dipastikan ada 59 TPS rawan.

“Tiap tahapan pelaksanaan pemilu rawan. Termasuk saat pelaksanaan, kami anggap rawan semua. Terutama politik. Tapi, semua kami antisipasi dengan pengerahan personel keamanan yang cukup,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo saat dikonfirmasi.

Secara umum, kata Kapolres, sistem penerapan pengamanan Pilkada serentak 27 Juni, sama dengan pemilu sebelumnya. Satu personel Polri akan bertanggung jawab atas keamanan TPS. Terlebih, TPS kini jadi rest area.

“Tentu ada pengamanan yang berbeda, antara TPS rawan dan tidak rawan. Kalau TPS rawan, kami tugaskan 1 personel Polri memegang 2 TPS, ditambah 4 petugas linmas. Berbeda dengan TPS tidak rawan. Satu personel Polri dipertanggungjawabkan 5 sampai 10 TPS. Tapi, tiap TPS kan sudah ada 2 petugas linmas,” jelasnya.

(br/mas/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia