Sabtu, 21 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Kraksaan

Pemkab Probolinggo Berencana Bangun Infrastruktur Menuju Cikasur

Senin, 25 Jun 2018 12:30 | editor : Muhammad Fahmi

savana, padang, lereng argopuro, cikasur, sengketa

EKSOTIS: Kawasan Cikasur yang mempesona. Pemkab Probolinggo berencana bangun akses menuju Cikasur. (Istimewa)

KRUCIL - Sengketa Savana Cikasur antara Pemkab Probolinggo dengan Pemkab Situbondo, masih terus bergulir. Meski begitu, Pemkab Probolinggo tetap berencana membangun sejumlah infrastruktur menuju lokasi ini.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo M. Sidik Wijanarko mengatakan, pihaknya akan membangun infrastruktur wisata menuju Savana Cikasur. Infrastruktur itu akan dibangun secara bertahap.

“Rencana ini akan kami realisasikan tahun depan (2019). Pembangunannya akan kami lakukan secara bertahap,” ujarnya.

Sidik mengatakan, ada sejumlah infrastruktur yang akan dibangun. Di antaranya, berupa rest area di Desa Bremi, Kecamatan Krucil. Selain itu, juga ada penambahan fasilitas wisata di embung dan pembangunan jalur tracking dari rest area menuju batas wilayah Perhutani dan Taman Nasional Cikasur.

“Anggarannya masih tahap perencanan dan saat ini belum ada usulan. Jika nanti tahap perencanaan sudah selesai, kami akan langsung membuat usulan,” ujarnya.

Di perbatasan Perhutani dan Taman Nasional Cikasur, Sidik mengaku, pihaknya berencana membangun sebuah gardu pandang tinggi. Gardu ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai spot berswafoto.

Dari sana akan terlihat puncak Argopuro dan puncak Rengganis. “Kan bagus itu nanti. Berfoto ria dengan ada background gunung,” ujarnya.

Bagi wisatawan yang berkunjung menggunakan mobil, juga akan disediakan tempat parkir. Dari lokasi parkir ini wisatawan bisa naik ojek dengan rute melintasi wilayah Perhutani hingga batas wilayah Taman Nasional Cikasur.

“Dari rest area akan disediakan jasa ojek wisata menuju wisata Air Terjun Darungan. Dari sana akan dibangun jalan menuju Cikasur lewat Bremi. Tracking menuju kedua air terjun juga akan dibangun tahun depan,” jelasnya.

Namun, menurut Sidik, pihaknya tidak bisa membangun apapun di Savana Cikasur. Sebab, lokasi itu masuk kawasan Taman Nasional Cikasur dan merupakan wilayah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Sedangkan, untuk wilayah Perhutani, Pemkab Probolinggo telah menandatangani MoU. “Jadi yang dibangun bukan di Cikasurnya,” ujarnya.

(br/sid/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia