Jumat, 20 Jul 2018
radarbromo
icon featured
Pandaan

Lapangan Pacuan Kuda Belum Termanfaatkan, Investor Terbentur Ini

Senin, 25 Jun 2018 10:15 | editor : Fandi Armanto

lapangan, pacuan, kuda

BELUM TERMANFAATKAN: Lapangan pacuan kuda yang ada di Ledug, Prigen. (Dok. Radar Bromo)

PRIGEN - Sudah bertahun-tahun lapangan pacuan kuda di Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, belum termanfaatkan. Sejak statusnya berubah dari aset milik Pemkab Pasuruan lantaran tukar guling dengan pihak swasta, sampai kini kondisinya hanya lapangan yang jarang digunakan.

Semula, tukar guling bertujuan hendak dijadikan sebagai objek wisata baru di Prigen. Sayangnya, pemkab setempat belum bisa berbuat banyak untuk melangkah sekaligus mengintervensi terlalu ke dalam.

“Sesuai dengan rencana awal perjanjian serta komitmen awalnya tukar guling dulu. Lahannya tetap dijadikan sebagai tempat wisata, yakni lapangan pacuan kuda bertaraf internasional dan wisata buatan lainnya sebagai pendukungnya,” jelas Camat Prigen Mudjiono saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo beberapa hari lalu di kantor dinasnya.

Hingga saat ini, kondisi yang ada di lapangan masih stagnan. Pemerintahan Kecamatan Prigen melalui pemerintahan kelurahan setempat, beberapa kali berkomunikasi langsung dengan investor. Bahkan, mendesak pihak swasta untuk merealisasikan pemanfaatan lahan di lapangan sebagai tempat wisata secepatnya.

“Komunikasi sudah kami lakukan hingga beberapa kali dengan pihak investor melalui owner-nya langung. Jawabannya selalu sama, yakni siap sekaligus menyanggupinya. Tapi, setelah ditunggu hingga sekarang masih belum terwujud,” katanya.

Belum terwujudnya tempat wisata di atas lahan tersebut, ia katakan, dinilai karena pihak investor saat ini masih terbentur kesulitan dalam pendanaan. “Pemkab terkait hal ini belum bisa berbuat banyak. Kami hanya bisa menunggu sekaligus tetap terus mendesak investornya. Agar segera dan secepatnya merealisasikan pembangunannya di lapangan,” katanya.

(br/zal/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia