Senin, 23 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Sudah Sebulan, Begal Klinter Belum Diungkap Polisi

Senin, 25 Jun 2018 09:00 | editor : Fandi Armanto

begal, pembegalan, curanmor, dibegal

Ilustrasi (Dok. JawaPos.Com)

KEJAYAN - Sudah sebulan pihak kepolisian masih belum berhasil mengungkap pelaku begal yang dialami Tata Urita di Desa Klinter, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Korps Bhayangkara ini menyebut, minimnya saksi membuat kepolisian mengalami kesulitan mengungkapnya kasus warga Sidoarjo yang dibegal usai berwisata dari Bromo.

Kapolsek Kejayan AKP Sumaryanto mengungkapkan, pihaknya masih terus menyelidiki kasus perampasan ini. Pihaknya pun sudah meminta keterangan dari korban. Yakni, Tata Urita, 21 dan ketiga temannya yang melihat peristiwa ini, yaitu Muhammad Effendi, 21; Inggar Wahyudi, 22; dan Dini, 20.

Dari keterangan korban dan temannya, diketahui pelaku datang dari arah barat. Saat berpapasan dengan mereka, pelaku memutar balik dan langsung mengejar korban. Setelah berhasil mencabut stop kontak motor, pelaku sempat menendang dan mengancam teman korban dengan pedang.

“Masih kami dalami. Keterangan korban sejauh ini belum banyak membantu. Namun yang jelas, kami dapati pelaku tidak segan-segan untuk melukai korbannya jika melawan,” jelas Kapolsek.

Seperti diketahui, aksi begal kembali terjadi di Pasuruan, Minggu (7/5) petang. Agenda perjalanan pulang Tata Urita, 21, ke Sidoarjo usai dari Bromo berujung petaka. Ia harus kehilangan motor Honda Beat hitam miliknya akibat dirampas oleh pelaku yang berboncengan dua.

(br/riz/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia