Senin, 23 Jul 2018
radarbromo
icon featured
Hukum & Kriminal

Lelaki Ini Asyik Nyabu dengan Dua Perempuan Kakak-Beradik di Kamar

Minggu, 24 Jun 2018 14:10 | editor : Muhammad Fahmi

BERAKHIR DI PENJARA: Emilia, Wawan dan Elok saat diamankan Satnarkoba Polres Probolinggo.

BERAKHIR DI PENJARA: Emilia, Wawan dan Elok saat diamankan Satnarkoba Polres Probolinggo. (Istimewa)

KRAKSAAN-Aksi pesta sabu-sabu di sebuah rumah Kelurahan Semampir, kecamatan Kraksaan pada Rabu lalu (20/6) digerebek petugas kepolisian. Seorang lelaki dan dua perempuan adik-kakak yang asyik nyabu pun berhasil dikeler petugas satnarkoba setempat. 

Lelaki itu diketahui bernama Sueandi alias Wawan, 33, warga Kelurahan Semampir Kecamatan Kraksaan. Sementara dua perempuan yang ikut pesta sabu diketahui kakak beradik. Yakni Elok Fadilatur Rizkiyah, 30 dan Emilia Maulidatul Hesnia alias Emil, 20, keduanya sama-sama asal Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. 

Kasat Reskoba Polres Probolinggo, AKP Herly Sanjaya mengatakan, penggerebekan dan penangkapan terhadap pengguna narkoba dilakukan di rumah tersangka Wawan sekitar pukul 16.00. Tersangka Wawan sendiri diketahui merupakan residivis kasus serupa. 

Wawan pun sudah meniadi target operasi (TO) polisi. Belakangan, polisi mendapat laporan bahwa Wawan belum mentas dari dunia hitam itu. Wawan masih jadi budak sabu. Dari laporan masyarakat itulah, polisi melakukan penggerebekan. 

“Kami menggrebek rumah tersangka Wawan. Saat itu, di dalam rumah ada ketiga tersangka. Di dalam kamar, tersangka Wawan dan Emil tengah asyik makai sabu. Tersangka Elok juga kami amankan. Sebab, membiarkan dan ikut melindungi praktik penggunaan narkoba itu,” kata Herly. 

Dari rumah tersangka Wawan dikatakan Kasat Reskoba, pihaknya mengamankan banyak barang bukti penyalahgunaan narkoba yang digunakan saat pesta sabu. Mulai dari paket Narkotika jenis sabu dengan berat 0,34 Gram (bruto), satu paket lain dengan berat 0,60 Gram (bruto). Ada juga1 buah alat hisap / Bong; 5 (lima) buah pipet kaca dan banyak barang bunti lainnya.

“Para tersangka dijerat dengan pasal 112 (1) sub pasal 131 Sub pasal 127 UU RI No 35 Th 2009 tentang Narkotika,” jelas Herly. 

(br/mas/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia