Minggu, 22 Jul 2018
radarbromo
icon featured
Kraksaan

Warga Kotaanyar Meninggal saat Antre Selep Daging di Pasar

Senin, 18 Jun 2018 19:27 | editor : Fandi Armanto

meninggal, mendadak, warga kotaanyar

AMBRUK: Pengunjung di pasar Bucor Kulon membantu menaikkan jenazah Ardi yang tiba-tiba meninggal saat antre menggiling daging di pasar Bucor Kulon, Senin (18/6). (Istimewa)

PAKUNIRAN - Warga di sekitar stan penggilingan daging bahan pentol di Pasar Desa Bucor Kulon Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo dibuat heboh, Senin (18/6). Ini setelah seorang pengunjung, mendadak meninggal, saat antre di pasar setempat.

Pengunjung itu diketahui bernama Ardi, 62, Warga Desa Talkandang Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Ardi tiba-tiba meninggal mendadak di lokasi penggilingan daging.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang bakso tersebut meninggal dunia secara mendadak saat menyelep daging untuk membuat pentol di Pasar Bucor Kulon.

Ardi sebelumnya terlihat sedang antre menggilingkan daging untuk pentol guna bahan bakso dagangannya. Entah mengapa Ardi mendadak terjatuh ke tanah dan meninggal dunia.

Insiden itu membuat petugas Polsek Pakuniran mendatangi dan mengamankan TKP. Beberapa menit kemudian istri korban, yakni Susmiati, datang beserta keluarga.

Susmiati menyebutkan, suaminya memiliki penyakit jantung. Bahkan lima hari sebelum lebaran pernah kambuh hingga pingsan.

“Saat dilakukan pemeriksaan, di tubuh mayat korban tidak di temukan tanda-tanda bekas penganiayaan,” terang Kapolsek Pakuniran, Iptu Habi Sutoko.

Rencananya korban akan dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Namun keluarga korban tidak menghendaki. Karena keluarga korban menyadari bahwa suaminya mempunyai riwayat penyakit jantung yang sering kambuh.

“Istri korban menolak untuk divisum. Kami lalu membuatkan membuat surat pernyataan yang diketahui kepala desa,” terangnya.

(br/hil/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia