Jumat, 20 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Dibacok setelah Mencoba Merebut Ponsel Kekasihnya yang Dirampas Pelaku

Senin, 16 Apr 2018 20:21 | editor : Fandi Armanto

perampasan

LUKA PARAH: Ambulnas RS Grati ketika membawa MJ. Insert : Korban MJ yang dibacok di dada dan tangan. (ISTIMEWA)

LEKOK-Aksi perampasan semakin meresahkan warga. Bahkan, pelaku tak segan untuk melukai korbannya apabila melakukan perlawanan. Seperti yang terjadi di Taman Makam Patriot, Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan Minggu (15/4) siang lalu.

Insiden nahas itu dialami MJ, 17. Remaja asal Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan itu dibacok lantaran berusaha mempertahankan ponsel yang dirampas orang tak dikenal. Sebelum insiden terjadi, MJ mengajak teman wanitanya yakni ES, 17, bermain ke taman makam patriot. 

Sekira pukul 13.30, sepasang remaja itu tiba di taman yang sejatinya adalah tempat pemakaman. Tak lama kemudian ada dua orang pria yang mengendarai motor Honda Beat, berhenti ditepi jalan. Salah satu pria lantas menghampiri MJ sembari meminta ponsel yang dibawanya. MJ pun menolak.

Namun penolakan MJ sama sekali tak digubris pelaku. Dengan cepat pelaku langsung merampas sebuah smartphone tersebut dari tangan ES. Kedua pelaku lantas melarikan diri ke arah utara, menuju Rowogempol.

Mendapati ponsel pacarnya dirampas orang, MJ tak tinggal diam. Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi. Upaya MJ akhirnya terhenti saat pelaku menyabetkan senjata tajam jenis celurit. MJ mengalami luka bacok pada bagian tangan dan dadanya.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan untuk menolong. "Saya tidak tahu bagaimana awalnya. Tiba-tiba saja ada anak yang datang minta tolong warga. Kondisinya berlumuran darah di tangan dan dada kirinya," tutur Zainuri, salah seorang warga setempat.

MJ pun dilarikan ke RS Grati untuk diberikan perawatan medis. Lukanya yang cukup dalam membuat MJ harus dirujuk ke RSUD Bangil. Namun, ia kembali di rujuk ke RSSA Malang agar mendapatkan perawatan yang memadai.

Kasus tersebut saat ini sudah dilaporkan ke Polsek setempat. Saat ini, polisi masih melakukan upaya penyelidikan. Kapolsek Lekok, AKP Teguh Yaviyarno mengaku pihaknya sudah menerima laporan. Ia menyebut, anggotanya masih bekerja untuk dapat mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan itu. 

(br/fun/tom/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia