Minggu, 22 Jul 2018
radarbromo
icon featured
Pandaan

Beat v GL Max di Klampok, Dua Pemotor Tewas di TKP dengan Kondisi Ini

Minggu, 15 Apr 2018 19:48 | editor : Fandi Armanto

kecelakaan motor

TEWAS TKP: Faisal Saputra dan kondisi motor Honda GL Max miliknya, usai kecelakaan di Klampok, Sumbergedang, Pandaan, Minggu (15/4) dini hari. (Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

PANDAAN- Insiden kecelakaan di ruas jalan Prigen-Pandaan tepatnya di Dusun Klampok, Desa Sumbergedang, Pandaan, terjadi Minggu (14/4) dini hari. Kali ini kecelakaan melibatkan dua motor yang saling beradu depan. Akibat insiden itu, dua pemotor meregang nyawa.

Dua motor yang terlibat kecelakaan itu masing-masing jenis jenis Honda Beat nopol W 3687 VN. Sedangkan satu motor lagi adalah Honda GL Max tanpa nopol.

Informasi dihimpun media ini, laka maut berawal dari motor Honda Beat melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan ke utara. Motor tersebut dikendarai Moch. Syaifudin, 37, warga Dusun Sejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol.

lakalantas

JADI PENYEBAB: Petugas menunjukkan motor Honda Beat milik Moch. Syaifudin (insert) yang ringsek di bagian depan. (Rizal Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Sesampainya di TKP, motor Honda Beat melaju terlalu mengarah ke kanan. Sehingga menabrak motor Honda GL Max dari arah berlawanan. Motor yang dikendarai Muhammad Faisal Saputra, 21, asal Dusun Talang, Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, juga melaju dengan kecepatan tinggi.

Saat tabrakan terjadi, kedua motor yang beradu depan menimbulkan suara keras. Usai tabrakan, motor maupun pengendaranya, terpental dan tergeletak di badan jalan.

“Kedua pemotornya meninggal di lokasi kejadian. Dugaan kuat kami para pengendaranya posisi ngantuk sekaligus lalai. Akibatnya telak, dan laka pun tak dapat dihindari,” ucap Kanit Lantas Polsek Pandaan Iptu Saiful Anam.

Sesaat setelah kejadian, kedua pemotor yang sudah tidak bernyawa dievakuasi ke dalam mobil ambulan Puskesmas Pandaan, petugas lantas polsek setempat. Selanjutnya, jasadnya dilarikan ke kamar mayat RS. Bhayangkara, Pusdik Brimob, Watukosek, Gempol untuk divisum.

Dan untuk hasil visumnya, diketahui pengendara motor Honda Beat luka kaki kirinya patah terbuka dan kepala depan pecah. Sedangkan pemotor Honda GL Max, mengalami  luka mata kanan robek, lutut kaki kiri patah terbuka dan pendarahan telinga.

Sementara itu, untuk kerugian materiilnya. Motor Honda Beat bodi depan ringsek dan skok depan bengkok. Kemudian Honda GL Maxnya bodi depan juga hancur, dan skok depannya bengkok. Pasca kejadian, kedua kendaraan terlibat dalam laka maut ini diamankan ke poslantas setempat sebagai barang bukti laka.

“Dari hasil olah TKP, sekaligus keterangan sejumlah saksi mata, posisi pemotor Honda Beat kurang menguntungkan, dan menjadi penyebab terjadinya laka lantas ini,” katanya. 

(br/fun/zal/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia