Sabtu, 21 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Pilih Ngirit Tapi Boros untuk Belanja Baju

Kamis, 12 Apr 2018 09:15 | editor : Fandi Armanto

tole, minthul, suami, istri, masalah rumah tangga, selingkuh, talak, cerai

Ilustrasi (Achmad Syaifudin/Radar Bromo)

KEINGINAN Tole (nama samaran), 33, warga Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, untuk memberikan makan yang cukup dan bergizi bagi keluarga, ternyata tak kesampaian. Pasalnya, Minthul (juga nama samaran), 30, istrinya, terlalu pelit. Padahal, anggaran untuk membeli makanan bergizi sudah tersedia.

Hal itu jelas membuat Tole marah. Ini, lantaran Minthul lebih senang menyimpan uang untuk beli baju dan peralatan pribadi. Ketimbang memasak untuk keluarga dengan menu yang bergizi. “Sekarang siapa yang gak jengkel, menu sering tempe, paling banter ya ikan laut. Kan lama-lama bosan,” terangnya.

Sebagai buruh pabrik, Tole mengaku bahwa pendapatannya lumayan. Paling tidak setara dengan UMK Pasuruan. Jika 80 persen gajinya diberikan kepada istri, setidaknya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. “Seharusnya kan lebih dari cukup lah untuk keluarga,” terangnya.

Setelah menikah, Tole memang ikut tinggal di rumah orang tua Minthul. Selama ia tinggal di rumah mertua, untuk kebutuhan dapur memang menjadi tanggung jawabnya. Selain orang tua, masih ada adik Minthul yang tinggal serumah. Termasuk buah hati hasil pernikahan mereka.

Pernikahan mereka sendiri memang baru berjalan 3 tahun. Selama itu pula Tole selalu mempercayakan keuangan keluarga kepada Minthul. “Jadi ya saya jujur, gaji segini, sedikit saya ambil untuk biaya rokok dan transport sehari-hari. Sisanya dikelola oleh Minthul,” terangnya.

Awalnya Tole terima saja kalau setiap hari makanan memang seadanya. Toh, sebagai pengantin baru, sudah lebih dari cukup ada yang memasakkan makanan. Namun, satu waktu ia menginginkan makanan yang enak. “Saya tanya, kok gak pernah masak daging atau ayam? Eh dia entengnya bilang gaji gak cukup,” tiru Tole.

Tole awalnya diam saja, namun saat diperhatikan lebih dalam, istrinya termasuk boros untuk urusan lain. Ini, karena banyak cicilan baju, tas, kosmetik yang jadi tanggungan. Bahkan, Minthul bisa membeli hape baru kendati masakan di rumah gak pernah mewah.

Kondisi ini pernah dikeluhkan oleh Tole. Kenapa beli baju banyak bisa, tapi masakan di rumah menunya itu-itu saja. Ditanya begitu, Minthul malah tersinggung.

“Ya sudah setelah itu saya batasi cuma kasih separo saja. Eh dia marah. Padahal perhitungan saya, uang itu sudah lebih dari cukup daripada boros,” ujarnya.

Setelah itu, giliran Minthul yang marah. Bahkan, kondisi rumah tangga benar-benar runyam. “Minthul gak terima. Akibatnya bertengkar terus,” katanya.

(br/eka/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia