Senin, 23 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Kraksaan

2 PSK-1 Mucikari di Pasir Panjang Paiton Diciduk, Ini Pengakuannya

Rabu, 21 Mar 2018 18:02 | editor : Muhammad Fahmi

TERCYDUK: Dua PSK yang diciduk dari kawasan warung remang-remang Pasir Panjang, Paiton, Rabu siang (21/3).

TERCYDUK: Dua PSK yang diciduk dari kawasan warung remang-remang Pasir Panjang, Paiton, Rabu siang (21/3). (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

PAITON–Upaya pemberantasan praktik prostitusi di Kabupaten Probolinggo terus dilakukan. Usai Selasa (20/3) petugas kepolisian menyisir kawasan Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Rabu (21/3) giliran kawasan Pasir Panjang di Desa Binor, Kecamatan Paiton diobok-obok petugas. 

Dua pekerja seks komersial (PSK) yang tengah menunggu tamu di siang bolong diciduk. Dua PSK itu adalah Us, 36 asal Dusun Jrenjeng, Desa/ Kecamatan Krucil. Serta Ttk, 35 asal Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris. 

Selain mengamankan dua perempuan yang diduga kuat PSK, petugas juga mengamankan Yl, 32. Perempuan asal Desa Betek, Kecamatan Krucil itu merupakan pemilik warung yang diduga digunakan untuk bisnis esek-esek. Yl menurut petugas juga seorang mucikari.

Namun, YL menepis tudingan petugas itu. Ia mengaku sudah tak jadi mucikari. “Saya sudah tidak menyediakan. Hanya membuka warung kopi,” kata Yl. 

Ttk, salah satu PSK yang diamankan mengaku, ia baru setengah bulan ada di warung itu. Ia terpaksa jadi PSK karena terdesak kebutuhan ekonomi. Sudah empat tahun ini, ia menjanda. 

“Terkadang kalau sepi, sehari tidak ada sama sekali. Kadang sehari ada satu, dua tiga pelanggan,” kata Ttk kepada Jawa Pos Radar Bromo. 

Ttk mengaku, dari tarif yang ditarik ke pelanggan, ia memberikan sekitar Rp 25 ribu untuk biaya sewa kamar ke warung remang-remang itu. 

Kasat Sabhara Polres Probolinggo, AKP Istono saat dikonfirmasi mengatakan, razia pekat itu merupakan kegiatan rutin. Ia mengaku dapat laporan warga bahwa praktik prostitusi di kawasan setempat kembali buka. 

(br/mas/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia