Sabtu, 21 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Politik

Awasi Kampanye Hitam di Dunia Maya, Polisi Siagakan Tim Cyber Troop

Rabu, 14 Mar 2018 13:00 | editor : Muhammad Fahmi

cyber troop, cyber crime, medsos, pengawasan, hoax, isu sara, ujaran kebencian, kampanye hitam, black campaign, polres pasuruan, uu ite

AWASI MEDSOS: Anggota Humas Polres Pasuruan saat memantau aktivitas kampanye di dunia maya. (Istimewa)

BANGIL - Polres Pasuruan menyiagakan tim cyber troop untuk menghadapi pelaksanaan pilkada. Penyiagaan tim cyber troop dilakukan untuk mengatasi pelanggaran dalam pilkada, seperti fitnah maupun hoax di dunia maya.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Budi Santoso mengutarakan, sedikitnya ada 50 personel Polres Pasuruan yang tergabung dalam tim cyber tersebut. Mereka tidak hanya dari unsur Polres Pasuruan. Tetapi, juga unsur lain di lingkungan Polres Pasuruan.

Pasukan cyber ini disiagakan, bukan hanya untuk mengantisipasi kejahatan di dunia maya. Tetapi, juga untuk memantau pelanggaran-pelanggaran jelang pilkada.

“Seperti fitnah atau hoax. Bila kami temukan adanya pelanggaran-pelanggaran penghinaan terhadap salah satu pasangan calon, akan kami tindak,” jelas dia.

Pasukan cyber atau cyber troop tersebut, bukan hanya menunggu laporan. Tim cyber troop tersebut juga bekerja dengan memantau pelanggaran-pelanggaran kampanye ataupun tindak kejahatan lain di dunia maya.

“Tim cyber troop ini bagian dari tim cyber crime. Tugasnya bukan hanya menunggu laporan. Tetapi, juga memantau dan bisa melakukan penelusuran bila ditemukan suatu pelanggaran,” bebernya saat mendampingi Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono.

Budi mengutarakan, tim cyber memang sudah dibentuk lama. Namun, tugasnya terus ditambah, seiring dengan pagelaran jelang pilkada.

Ia menambahkan, sejauh ini belum ada laporan terkait pelanggaran-pelanggaran di dunia maya yang berkaitan dengan tugas kepolisian.

“Sejauh ini, belum ada laporan yang berkaitan dengan pelanggaran di dunia maya. Untuk kegiatan bumbung kosong, itu belum diatur. Sehingga, ranahnya ke Gakkumdu. Bukan hanya kepolisian. Baru ketika mereka melakukan penghinaan atau kabar-kabar yang menyesatkan atau hoax, kami akan tindak,” pungkasnya.

(br/mie/one/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia