Minggu, 22 Jul 2018
radarbromo
icon featured
PERSEKABPAS

Seleksi Persekabpas Jr Tuai Polemik, Ini Penyebabnya

Senin, 29 Jan 2018 08:40 | editor : Muhammad Fahmi

persekabpas junior, seleksi, stadion pogar

DISOROT: Seleksi pemain Persekabpas Jr di Stadion R Soedrasono, Pogar, Bangil, Minggu (28/1) yang disorot. Sebab, tak semua pengurus mengetahui seleksi tersebut. (Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

BANGIL - Seleksi pemain Persekabpas U-17 atau Persekabpas yang disiapkan di Piala Soeratin 2018, Minggu (28/1) menuai kontroversi. Pasalnya, seleksi pemain tersebut dinilai tanpa melalui persetujuan dari jajaran pengurus Persekabpas.

Bahkan, seleksi pemain tersebut disebut-sebut kegiatan yang ilegal. Seruan itu dilontarkan Ketua Persekabpas Pasuruan Abu Bakar Assegaf. Minggu (28/1), lelaki yang akrab disapa Yik Bakar ini, mengaku geram dengan seleksi pemain yang dilakukan oknum pengurus Persekabpas.

Pasalnya, seleksi itu tidak melalui mekanisme yang seharusnya. Yakni, meminta persetujuan pengurus lain, termasuk dirinya. “Saya benar-benar kecewa dengan seleksi tersebut. Tidak ada pemberitahuan, ujuk-ujuk ada seleksi,” ungkap Yik Bakar.

Ia mengaku, tercoreng dengan adanya kegiatan seleksi tersebut. Seharusnya, seleksi pemain melalui mekanisme. Komunikasi antarpengurus harus dikedepankan untuk mengambil keputusan.

“Seleksinya bagaimana? Apakah ada izin juga untuk penggunaan lapangannya? Ini kan lapangan miliknya pemda. Tidak bisa begitu saja digunakan,” bebernya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Persekabpas Pasuruan Agus Effendi menguraikan, pihaknya sudah berusaha mengomunikasikan dengan Yik Bakar.

Bahkan, pihaknya juga berusaha mempertemukan Yik Bakar dengan pemodal, yang siap mendukung Persekabpas U-17 mengikuti Piala Soeratin.

“Sayangnya, belum bisa. Sampai ada seleksi ini. Dan, rencananya memang akan kami bubarkan. Kami akan rapatkan lagi, bagaimana jalan terbaiknya,” ungkap Agus.

(br/one/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia