Minggu, 22 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Beli HP Curian Milik Keluarga Pasien RSUD, Warga Mojokerto Ditangkap

Kamis, 11 Jan 2018 11:05 | editor : Muhammad Fahmi

cctv, rekaman cctv, maling terekam cctv, rsud waluyojati

TINGGAL BURU PENCURI: CCTV RSUD Waluyo Jati yang menangkap gambar pencuri barang milik pasien. Saat ini, polisi baru berhasil mengamankan penadahnya. Sementara pelaku utamanya belum ditangkap. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

KRAKSAAN - Jangan sekali-kali berani membeli barang curian. Sebab, bukannya keuntungan yang didapat. Yang ada, malah harus berurusan dengan hukum.

Hal itu seperti yang dialami N1, 30, warga Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Minggu (7/1), ia ditangkap lantaran diduga jadi penadah HP curian milik salah satu pengunjung RSUD Waluyo Jati.

NA dibekuk di konter tempatnya berjualan handphone (HP) di Mojokerto, sekitar pukul 15.35 WIB. Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto mengatakan, HP yang dibeli tersangka itu merupakan milik korban berberinisial IN, 30, warga Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Minggu, 3 Desember 2017, IN mengunjungi kerabatnya yang dirawat di Ruang Rosella RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tak lama kemudian, korban keluar meninggalkan ruangan. Di ruangan tempat kerabatnya dirawat itu, korban meninggalkan HP Samsung.

“Saat istirahat keluar sebentar dan kembali keruangan, diketahui HP korban hilang. Kemudian korban melapor ke Polres Probolinggo,” ujarnya.

Mendapat laporan itu, Riyanto mengaku, pihaknya melakukan penyelidikan. Termasuk, memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) RSUD. Serta, melacak HP korban menggunakan kecanggihan tekhnologi.

Hasilnya, pelacakan mengarah ke konter milik tersangka di Mojokerto. “Pelaku berhasil ditangkap di konter HP miliknya dan kemudian dibawa ke Polres Probolinggo,” ujarnya.

Bersama tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sebuah tas dan HP milik korban. “Berdasarkan informasi yang diperoleh dari security dan staf rumah sakit, di sana (RSUD) sering terjadi kehilangan HP dan dompet. Saat ini kami masih tindak lanjuti,” ujarnya.

Menurut Riyanto, tersangka kini ditahan dan disangka melanggar pasar 480 KUHP karena menadah barang hasil curian. Namun, ketika disinggung tentang identitas pelaku utamanya, Riyanto mengaku masih terus mendalaminya. “Belum, (tersangka) belum menyebut namanya,” ujarnya.

(br/hil/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia