Minggu, 22 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Izin Madu Perempuan Lain Akibat Istri Dinilai Sudah Tak Bergairah

Kamis, 11 Jan 2018 09:45 | editor : Fandi Armanto

tole, minthul, ono ono ae

ILUSTRASI (Achmad Syaifudin/Jawa Pos Radar Bromo)

USIA lanjut ikut menurunkan gairah Minthul (nama samaran), 55, di ranjang. Hal inilah yang dikeluhkan Tole (juga nama samaran), 60. Pernikahan pasutri asal Purwodadi itu berujung di pengadilan agama, lantaran Tole menganggap, Minthul tidak seperti yang dulu.

Tole merasa bahwa istrinya tak lagi bisa mengimbangi gairahnya. Tak tahan lagi lantaran istrinya tak bisa selaras dengan libido suaminya, Tole meminta izin untuk mencari “madu”. Bahkan menikah lagi dengan perempuan yang lebih muda.

Minthul jelas-jelas kecewa dengan keinginan suaminya. Padahal terhitung sudah lebih 30 tahun mereka sudah membina keluarga bersama baik dalam suka dan duka. “Lhah ini masa gara-gara masalah ranjang, dia malah ingin menikah lagi. Bahkan mengancam kalau gak dituruti dia memilih menceraikan saja,” keluh Minthul.

Sebagai pasangan senior, Minthul mengatakan dari pernikahannya sudah memiliki dua orang anak. Kedua anaknya sudah dewasa dan mandiri bersama keluarga mereka. Sehingga terhitung sudah 4 tahun terakhir ini mereka hidup bersama berdua layaknya pengantin baru dulu.

Bagi Minthul awalnya cukup menyenangkan bisa tinggal berdua lagi dengan suami. Ini lantaran sejak punya anak pertama, Minthul memang selalu disibukkan dengan kegiatan mengurus anak dan rumah tangga.“Jadi ya kayak pengantin baru lah. Tinggal cuma berdua saja,” jelasnya.

Namun dari yang awalnya menyenangkan, lama-lama ternyata membuat bosan juga. Apalagi setelah suaminya sudah memasuki usia pensiun dan tidak lagi bekerja. Tole dikatakan makin seperti anak kecil dan selalu saja ingin dimanja.

Sebagai istri, Minthul hanya bisa memahami saja. Namun tak selalu bisa menuruti keinginan suaminya. Selain ingin dilayani masalah makan dan di manja, Tole makin sering ingin mesra-mesraan. Minthul sendiri hanya berpendapat, Tole hanya ingin begitu lantaran bosan tak ada kerjaan di rumah.

“Ya saya juga gak mau gitu terus, capek lah. Jadi saya sering nolak karena tetap capek ngurusin rumah meskipun sudah gak ada anak-anak,” jelasnya.

Nah, hal inilah rupanya yang membuat suaminya jengkel. Ini lantaran menganggap Minthul tak bisa melayani suaminya secara maksimal. Akibatnya pertengkaranpun sering terjadi, lantaran Tole jadi sering menggerutu lantaran tak puas dengan pelayanan istrinya.

Akibatnya sudah hampir setahun terakhir ini, rumah tangga mereka makin tak harmonis. Minthul sendiri memang sudah payah dan tidak sekuat dulu lagi dalam hal ranjang. “Eh, suami malah minta izin buat kawin lagi, jelas saya gak mau dong. Enak saja padahal dari bawah sudah saya temani sampai sekarang ini,” ujarnya.

Tak puas, Tole bahkan mengancam memilih menceraikan lantaran Minthul dinilai sudah “lemah” dan tak bisa memuaskan suaminya lagi. Kecewa dengan pemikiran suaminya tersebut, Minthulpun pasrah memilih dicerai saja di Pengadilan Agama (PA) Bangil daripada memiliki madu di rumah tangga mereka.

“Sebenarnya ya malu sudah tua kok cerai, tapi daripada dimadu lebih baik saya pilih hidup sendiri saat tua daripada sakit hati,” pungkasnya.

(br/eka/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia