Senin, 23 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Politik

Pilwali Probolinggo: Suwito-Fery dari Calon Perorangan Mendaftar

Rabu, 10 Jan 2018 08:17 | editor : Muhammad Fahmi

suwito, suwito-fery, independen, pendaftaran calon, pilwali, pilwali probolinggo, pilkada serentak

DAFTAR: Suwito saat menyerahkan berkas pendaftaran ke ketua KPU Kota Probolinggo, A Hudri. (Ridhowati Saputri/Jawa Pos Radar Bromo)

MAYANGAN - Bakal pasangan calon (bapaslon) perorangan, Suwito-Fery Rahyuwono, mendaftar ke KPU Kota Probolinggo sebagai calon wali kota –wakil wali kota Probolinggo di hari kedua. Mereka datang pukul 16.00 ke KPU.

Dengan begitu, di hari kedua pendaftaran Pilwali Probolinggo, ada dua bapaslon yang mendaftar. Yang pertama yaitu bapaslon dari PDIP yang datang pukul 12.00. Yaitu, Syamsu Alam-Kulup.

Bapaslon Suwito - Fery Rahyuwono diterima Ketua KPU Ahmad Hudri. KPU lantas membagi tim menjadi dua untuk melakukan sinkronisasi terhadap data pendaftaran Suwito-Fery. Sampai pukul 18.00, KPU masih melakukan verifikasi terhadap berkas pendaftaran.

Saat ditemui, Suwito menjelaskan, kedatangannya untuk menyerahkan berkas pendaftaran cawali-cawawali. Suwito menjelaskan, data yang dikirimkan ini ada sekitar 18 item. Seperti SKCK dari Polda, surat tidak ada utang dari Pengadilan Tata Usaha Negara, maupun laporan harta kekayaan.

“Sebenarnya banyak item-nya. Tapi, ini beberapa di antaranya. Insya Allah kami sudah siap untuk persyaratan. Tinggal soft copy foto kita berdua,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Hudri, ketua KPU Kota Probolinggo menjelaskan, berkas pendaftaran yang dibawa Suwito adalah berkas calon.

“Baik calon perorangan maupun calon parpol, wajib menyerahkan dua berkas pendaftaran. Yaitu, berkas calon dan berkas pencalonan. Namun, wujud berkas pencalonan untuk calon independen dan calon parpol berbeda,” ujarnya.

Bagi calon independen, berkas pencalonan salah satunya adalah  bukti verifikasi faktual dari data dukungan calon. Sedangkan bagi calon dari parpol, salah satunya adalah surat rekomendasi partai politik. Dalam hal ini dari DPP masing-masing parpol pendukung.

“Kalau untuk berkas calon, baik calon perseorangan dan calon parpol itu sama. Seperti SKCK dari Polda, laporan harta kekayaan, serta surat yang menyatakan bebas utang,” ujarnya.

(br/put/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia