Senin, 23 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Foto Syur Viral di Medsos, 2 Pelajar Ini Dikeluarkan dari Sekolah

Rabu, 10 Jan 2018 08:15 | editor : Muhammad Fahmi

foto syur, foto telanjang, upload foto bugil, viral facebook, foto viral

VIRAL: Foto syur dua pelajar yang viral di medsos. Imbas foto tersebut, 2 pelajar dikeluarkan dari sekolahnya masing-masing. (facebook)

KRAKSAAN - Dua pelajar yang foto syurnya beredar di media sosial (medsos) tak hanya harus menanggung malu dan berurusan dengan hukum. Kini, mereka juga harus mencari sekolah lain. Sebab, pihak sekolah tempat mereka belajar, tak bersedia lagi menerima mereka.

Pihak sekolah telah mengembalikan keduanya kepada orang tua masing-masing. Namun, pihak sekolah mengaku masih bersedia untuk menfasilitasi jika mereka hendak pindah sekolah lain. Yakni, dengan memberikan surat keterangan mutasi atau pindah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten/Kota Probolinggo Sri Yuliasih mengaku, sudah mendapatkan informasi soal adanya siswa-siswi tingkat SMA yang foto syurnya di sebuah kamar hotel beredar di media sosial.

Namun, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan terkait tindak lanjut atau sikap pihak sekolah. “Bisa langsung konfirmasi ke pihak sekolah bersangkutan terkait tindak lanjutnya seperti apa,” ujarnya.

Diketahui, beberapa hari terakhir, warganet di Probolinggo dihebohkan tersebarnya foto muda-mudi dalam keadaan yang tak patut. Mendapati itu, Satreskrim Polres Probolinggo langsung bergerak. Hasilnya, polisi berhasil mengamankan lelaki penyebar sekaligus sosok pria dalam foto tersebut.

Lelaki yang sempat ditangkap itu merupakan pelajar lelaki sebuah madrasah aliyah di Tiris berinisial RAS. Sedangkan, yang perempuan pelajar sebuah SMK berinisial DN.

Atas perbuatannya, RAS diamankan polisi. Dia disangka melanggar pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19/2016 dan pasal 27 UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman hukumannya maksimal 6 tahun penjara. Karena masih di bawah umur, polisi tidak menahan RAS.

Kepala sekolah tempat DN bersekolah membenarkan dalam foto itu salah seorang siswinya. Tapi, setelah kejadian, pihaknya menyelesaikannya secara kekeluargaan. Yakni, dengan mengembalikan DN pada kedua orang tuanya.

“Kami pikir semua itu sudah selesai secara kekeluargaan. Orang tua siswi bersangkutan sudah datang dan sudah kami serahkan,” ujar kepala sekolah yang meminta namanya tidak disebutkan itu.

Menurutnya, pihaknya mengembalikan DN ke orang tuanya dengan cara baik-baik. Bahkan, pihaknya juga akan memberikan surat pindah.

“Pihak sekolah juga memfasilitasi jika anak tersebut hendak sekolah di sekolah lain. Anak tersebut akan dibawa orang tuanya ke keluarga laki-laki untuk dinikahkan,” jelasnya.

Sedangkan, RAS juga sudah dikembalikan kepada orang tuanya. Itu, disampaikan RAS saat berada di Mapolres Probolinggo, Senin (8/1). Meski tidak lagi bersekolah di tempat awal, RAS masih ada niatan melanjutkan sekolah. “Sudah keluar dari sekolah itu,” ujarnya singkat.

Terpisah, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Probolinggo Sugio mengaku, baru mendengar kabar ini, Selasa (9/1). Karenanya, pihaknya berencana memanggil pihak sekolah, Kamis (11/01).

Kebetulan besok (Rabu, 10/1) saya ke Surabaya. Saya juga belum tahu gambarnya seperti apa. Saya belum bisa memberikan tanggapan karena kami masih mau klarifikasi dulu,” ujarnya.

(br/mas/hil/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia