Sabtu, 21 Jul 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Bisnis Sukses, Mau Tambah Istri

Selasa, 25 Jul 2017 09:50 | editor : Muhammad Fahmi

Bisnis Sukses, Mau Tambah Istri

(Ilustrasi: Achmad Syaifudin/Jawa Pos Radar Bromo)

PURWODADI - Bergelimang harta, membuat Tole (nama samaran), 45, warga Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, lupa daratan. Tole ngebet menikah lagi dan mengabaikan penolakan Minthul (juga nama samaran), 39, istrinya yang menemani kala susah dulu.

Bahkan, saking ngototnya mau menikah lagi, Tole tak peduli rumah tangganya berantakan. Pasalnya, Minthul yang tak ingin dimadu, kemudian mengajukan gugatan cerai pada sang suami.

“Saya tetap ogah punya madu. Saya pasrah akhirnya pilih cerai saja. Biar nanti ada balasan sendiri buat mereka,” terangnya.

Minthul benar-benar sakit hati dengan pilihan hidup suaminya tersebut. Padahal, dulu saat Tole susah dan benar-benar jatuh, Minthul yang setia mendampingi dan terus mendorong suaminya agar bisa bangun kembali.

“Dulu saat menikah kehidupan rumah tangga kami ya pas-pasan. Awalnya dia kerja buruh pabrik dan saya dari awal memang ibu rumah tangga,” ungkapnya.

Sampai tahun ketiga pernikahan mereka, kehidupan ekonomi mereka tak kunjung membaik. Pendapatan sebagai buruh pabrik, belum membuat pasangan suami istri ini berkecukupan. Sampai akhirnya, mereka diuji dengan PHK yang menimpa Tole.

Setelah di-PHK, kehidupan ekonomi mereka semakin morat-marit. Bahkan, mertuanya sampai ikut membantu membiayai rumah tangga mereka. Apalagi, kebutuhan hidup bertambah banyak setelah anak pertama mereka lahir.

Tole sendiri sudah berkali-kali mencari kerja di pabrik. Namun, sayangnya tidak ada yang nyantol. “Akhirnya ya dia kerja serabutan. Bahkan, pernah jualan ayam, potong rumput, dikerjaan asalkan bisa dapat uang,” ungkapnya.

Meskipun sempat kerja kasar, Minthul tak pernah malu. Toh, yang penting Tole tetap berusaha dan uangnya halal. Sampai akhirnya mereka mencoba membuat warung nasi dengan modal pinjaman.

“Dari modal utang, sampai utang semua lunas. Dan, ternyata dari buka warung nasi, lumayan rame. Bahkan, ekonomi bisa lebih baik dari saat dulu suami kerja pabrik,” ungkapnya.

Minthul mengatakan, dirinya memang banyak membantu untuk usaha tersebut. Mereka merintis dari bawah sekali, sampai akhirnya 10 tahun ini usaha warung nasi mereka laris dan banyak pelanggan.

Namun, di tengah ekonomi yang mapan, eh Tole malah berulah. Lantaran merasa uangnya berkecukupan, Tole malah ada keinginan untuk menikah lagi.

“Dia langsung minta izin ke saya pengen nikah lagi. Saya langsung ngamuk dengar dia izin kayak gitu,” ungkapnya. Minthul memang sudah terang-terangan menolak. Tapi, ternyata Tole malah sudah menentukan madunya, yang tak lain salah satu langganan mereka.

Makin sakit hatilah Minthul. Karena selain merasa dikhianati, juga tak menyangka suaminya tega berbuat seperti itu. Padahal, dirinya yang mendukung usaha suami dari nol.

(br/eka/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia