Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nomine 10 Besar SD Negeri Banyak Terima Saran untuk Majukan Pendidikan

A
Penulis: Agus Faiz Musleh❯
PRESENTASI: Salah satu peserta Kesit memaparkan materinya di hadapan tim juri.
PRESENTASI: Salah satu peserta Kesit memaparkan materinya di hadapan tim juri.

KRAKSAAN, Radar Bromo - Setelah TK, presentasi lomba Kepala Sekolah Inspiratif, Inovatif, dan berprestasi (Kesit) Kabupaten Krobolinggo dilanjutkan ke jenjang SDN. Rabu (9/8), di tahapan ini nomine mengaku banyak menerima saran dari para juri dalam kemajuan pendidikan di lembaganya masing-masing.


Advertisement

Salah satu nomine 10 Kesit di jenjang SD adalah Ari Yuli Musyafak. Kepala sekolah SDN Ledokombo II, Sumber mengatakan, sejumlah saran didapatkan olehnya dari para juri pada saat melakukan presentasi.

“Bahkan, ada juri yang menilai bahwa sekolah kami yang notabene bukan hanya siswa dari agama muslim saja, dengan tingkat toleransi tinggi, bisa dijadikan studi tiru,” katanya.

Ia menceritam sedikit pengalamannya dalam menjajaki ajang Kesit ini. Awalnya dia grogi. Namun hal itu dapat diatasinya saat sudah melalui melakukan presentasi.

Advertisement

“Ini merupakan kali pertama melakukan presentasi di depan kepala dinas dan Kabid. Jadi sempat grogi. Namun semuanyaberjalan lancar,” katanya.

SALAM BUS PATAS: 10 Nomine Kesit Jenjang SD, saling support memberikan yang terbaik.
SALAM BUS PATAS: 10 Nomine Kesit Jenjang SD, saling support memberikan yang terbaik.

Ajang Kesit ini, kata Ari, dapat menjadi ajang belajar hal baru sekaligus memberikan pengalaman baru. Sehingga dapat menginspirasi para kepala sekolah untuk dapat terus meningkatkan program terhadap anak didiknya.

“Jika dinilai, Kesit ini ada di angka 9,5 dari 10. Jadi sangat luar biasa. Hal ini selaras dengan konsen dari kementerian yang saat ini getol terhadap antikorupsi dan sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu tim juri dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Irfano Rukmana mengatakan, pemaparan para peserta Kesit rata-rata sangat bagus. Memliki materi program yang berbeda satu sama lain. Di mana program yang dipaparkan mencangkup sejumlah aspek.

Advertisement

“Yang menjadi konsen kami pendidikan antikorupsi. Bagaimana memproteksi dari bahaya narkotika. Sejumlah sekolah, Jauh jauh hari sudah terapkan hal ini, ada yang melalu aplikasi, konfrensional, dan bermacam-macam. Nanti untuk memastikan program yang ada kita akan turun lapangan,” ujarnya.

Kesit diapresiasi pihaknya karena gelaran ini mendorong dan memotivasi para lembaga pendidikan agar dapat terus berinovasi.

“Dapat terus mengeksplorasi program yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga masing-masing. Dapat mendorong kemajuan pendidikan kabupaten,” katanya.

Ia berharap gelaran ini dapat berkesinambungan tiap tahunnya. Sebab gerakan ini memiliki dampak yang sangat positif bagi sekolah-sekolah yang ada. “Guna mendorong kepala sekolah untuk terus maju. Dampaknya sangat positif,” ujarnya. (mu/fun)

Advertisement

Artikel Terkait

Raperda Pendidikan di Kabupaten Probolinggo Mandek Sejak 2018 , Didorong Segera Tuntas

Raperda Pendidikan di Kabupaten Probolinggo Mandek Sejak 2018 , Didorong Segera Tuntas

pembahasan raperda tersebut sempat melalui sejumlah tahapan, termasuk evaluasi di tingkat gubernur. Namun, prosesnya tidak berjalan mulus ka

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer