Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nomine 10 Besar TK Banyak Dapat Pengalaman dan Masukan

A
Penulis: Agus Faiz Musleh❯
SEMANGAT: Salah satu nomine Kesit jenjang TK dari Kecamatan Sukapura, saat memaparkan karya presentasi.
SEMANGAT: Salah satu nomine Kesit jenjang TK dari Kecamatan Sukapura, saat memaparkan karya presentasi.

KRAKSAAN, Radar Bromo - Giliran nomine 10 jenjang TK melakukan presentasi pada Gelaran pemilihan Kepala Sekolah Inspiratif, Inovatif, Berprestasi (Kesit) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Selasa (10/8).


Advertisement

Pada presentasi best Practice yang dilakukan di Kantor Dinas Dikdaya itu, para peserta mengaku banyak mendapatkan pengalaman dan masukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan penerapan programnya.

Hal itu diungkap kepala sekolah TK Tunas Mulia, Kraksaan, Weni Nur hidayati usai melakukan presentasi. “Alhamdulillah dengan masuk nominasi 10 besar, saya sangat berterima kasih kepada Dinas Dikdaya yang memberi kesempatan untuk berkompetisi dengan teman-teman kepala sekolah TK lainnya,” ujarnya.

Dari presentasi yang dilakukan, para peserta banyak mendapat masukan dari dewan juri. Terlebih untuk memaksimalkan program yang dibawanya ke hadapan juri.

Advertisement

“Ternyata Kesit ini tidak semudah yang dibayangkan, tidak sesulit yang kami pikirkan. Alhamdulillah ini pengalaman luar biasa. Saya banyak mendapatkan masukan dari tim juri. Gelaran ini memberikan pengalaman dan ilmu yang luar biasa,” ujarnya.

NOMINE TK: Peserta Kesit jenjang TK, foto bersama jelang Presentasi Kesit.
NOMINE TK: Peserta Kesit jenjang TK, foto bersama jelang Presentasi Kesit.

Membawa materi School Wellbeing, Weni berharap, warga sekolah seluruhnya mempunyai rasa bahagia, kepuasan, tingkat stres yang rendah, sehat secara fisik dan mental, kualitas hidup yang baik, kesehatan secara fisik dan mental. Agar mampu menyelesaikan tantangan, mencapai kebahagiaan, dan kepuasan dalam kehidupan.

“Tidak hanya pintar. Bahagia dan kesejahteraan yang kami bangun terhadap anak-anak. Dari pemaparan juri banyak memberi masukan agar dapat lebih dimaksimalkan,” bebernya.

Sementara itu, salah satu tim juri dari pengawas TK Suwalis mengatakan, banyak inovasi yang muncul dari para peserta. Inovasi ini muncul dari pengalaman yang telah dilalui oleh mereka. Sehingga secara keseluruhan para peserta sangat luar biasa.

Advertisement

“Inovasi program yang dibawa para peserta sangat menarik sekali. Guna meningkatkan lembaganya masing-masing,” jelasnya.

Meski materi yang dibawakan banyak yang menarik, lanjut Suwalis, tim juri tidak menutup mata untuk memberikan masukan kepada para peserta. Guna memaksimalkan program yang telah dikabarkan oleh para peserta.

“Ke depan harapannya bisa terus berinovasi, terutama di bidang kewirausahaaan di lembaganya,” pungkasnya. (mu/fun)

Advertisement

Artikel Terkait

Raperda Pendidikan di Kabupaten Probolinggo Mandek Sejak 2018 , Didorong Segera Tuntas

Raperda Pendidikan di Kabupaten Probolinggo Mandek Sejak 2018 , Didorong Segera Tuntas

pembahasan raperda tersebut sempat melalui sejumlah tahapan, termasuk evaluasi di tingkat gubernur. Namun, prosesnya tidak berjalan mulus ka

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer