Nanik Sugiarti Ingin TK PKK Lestari Dringu Aman dan Bebas Bullying

MENGEMBANGKAN karakter anak perlu dilakukan sejak dini. Untuk membentuk karakter yang baik, sekolah harus aman dan terbebas dari bullying. Seperti yang diimplementasikan di TK PKK Lestari.
Tindakan bullying memang kerap ditemukan di sekolah. Biasanya dilakukan oleh teman sebaya atau kakak kelas. Kondisi demikian, tentunya perlu disikapi dengan baik dan bijak oleh sekolah. Agar perkembangan psikologis dan karakter anak didik menjadi lebih baik lagi.
Inilah yang dilakukan TK PKK Lestari, Jalan Pegadaian 380, Desa Kalisalam, Kecamatan Dringu. Aktivitas pendidikan dilakukan dengan menghindari tindakan bullying yang akan menghambat perkembangan anak didik.
Kepala TK PKK Lestari Nanik Sugiarti mengatakan, ia mengangkat best practice tentang bullying dalam lomba Kepala Sekolah Inspiratif, Inovatif, Berprestasi (Kesit). Dia pun berhasil menjadi nomine karena best practise itu.
Program itu sendiri dilakukan agar sekolah aman dan bebas bullying. Sebab, selama ini bullying di tingkat PAUD-TK dianggap hal biasa dan wajar. Padahal, bila dibiarkan dan terjadi terus menerus akan berdampak luar biasa pada anak. Jika memengaruhi kondisi psikologis, maka juga akan memengaruhi masa depan anak.
"Kami menyelesaikan masalah bullying saat itu juga tanpa ada tindak lanjut. Seringn waktu kami mempelajari banyak hal. Bahwa kenakalan anak yang mengarah pada perilaku bullying perlu ada penanganan," katanya.
Dalam praktiknya, implementasi tersebut dapat menemui kendala. Misalnya, jadwal implementasi bersamaan dengan kegiatan kedinasan. Kurangnya dukungan dari wali murid, serta perbedaan perhatian kepada setiap pergantian pimpinan baru. Sehingga, apa yang sebelumnya sudah dijalankan, tidak berjalan maksimal sesuai dengan tujuan awal.
"Dengan adanya Kesit, tentu besar harapan kami agar pendidikan di Kabupaten Probolinggo lebih berkembang dan maju. Serta, tidak kalah pentingnya peserta didik lebih berkarakter dan berakhlak," bebernya. (ar/hn)

