alexametrics
27.8 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Peserta Kampung Hebat Sukses Bikin Dewan Juri Puas

PURWOREJO, Radar Bromo – Kunjungan lapangan nomine lomba Anugerah Kampung Hebat terus berlanjut, Jumat (17/9). Kali ini tim juri mendatangi sepuluh nomime peserta. Mereka begitu antusias menunjukkan kelebihan kampung masing-masing.

RT 07/RW 05 Gang Pramuka Kelurahan/Kecamatan Purworejo, misalnya, memamerkan pengolahan sampah plastik. Di RT 07, sampah plastik tidak dibuang, tetapi dikumpulkan melalui bank sampah. Lalu, diolah menjadi berbagai kerajinan.

Sampah itu dicampur dengan oli, lalu dikeringkan. Kemudian dibentuk menjadi seperti asbak hingga pot bunga. Satu kali pembuatan asbak dan pot bunga membutuhkan minimal 14 sampah plastik. Hasilnya dijual dan masuk ke kas bank sampah.

KEBONAGUNG: Selama kunjungan lapangan, dewan juri dibuat terkesima dengan inovasi peserta. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Selain itu, di RT tersebut ada budi daya tanaman, seperti cabai atau bayam. Ada juga budi daya ikan lele. Sebagian hasilnya digunakan untuk kesejahteraan warga setempat.

Salah satu tim juri Kampung Hebat, Fitri Kurnia Faiza mengatakan, hasil kunjungan lapangan di sepuluh nomine kemarin cukup memuaskan. Sebagian besar RT dan warganya telah melakukan penghijauan dan inovasi lingkungan. Bagus-bagus. Dewan juri berharap inovasi yang sudah berjalan itu semakin ditingkatkan.

”Sudah bagus rata-rata. Tinggal ditingkatkan saja agar lebih maksimal,” ungkap Fitri. (riz/far)

WIROGUNAN: Bukan hanya menyulap kampungnya menjadi bersih. Dari puluhan peserta Kampung Hebat, banyak yang membawa perubahan ke masyarakat. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

PURWOREJO, Radar Bromo – Kunjungan lapangan nomine lomba Anugerah Kampung Hebat terus berlanjut, Jumat (17/9). Kali ini tim juri mendatangi sepuluh nomime peserta. Mereka begitu antusias menunjukkan kelebihan kampung masing-masing.

RT 07/RW 05 Gang Pramuka Kelurahan/Kecamatan Purworejo, misalnya, memamerkan pengolahan sampah plastik. Di RT 07, sampah plastik tidak dibuang, tetapi dikumpulkan melalui bank sampah. Lalu, diolah menjadi berbagai kerajinan.

Sampah itu dicampur dengan oli, lalu dikeringkan. Kemudian dibentuk menjadi seperti asbak hingga pot bunga. Satu kali pembuatan asbak dan pot bunga membutuhkan minimal 14 sampah plastik. Hasilnya dijual dan masuk ke kas bank sampah.

KEBONAGUNG: Selama kunjungan lapangan, dewan juri dibuat terkesima dengan inovasi peserta. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Selain itu, di RT tersebut ada budi daya tanaman, seperti cabai atau bayam. Ada juga budi daya ikan lele. Sebagian hasilnya digunakan untuk kesejahteraan warga setempat.

Salah satu tim juri Kampung Hebat, Fitri Kurnia Faiza mengatakan, hasil kunjungan lapangan di sepuluh nomine kemarin cukup memuaskan. Sebagian besar RT dan warganya telah melakukan penghijauan dan inovasi lingkungan. Bagus-bagus. Dewan juri berharap inovasi yang sudah berjalan itu semakin ditingkatkan.

”Sudah bagus rata-rata. Tinggal ditingkatkan saja agar lebih maksimal,” ungkap Fitri. (riz/far)

WIROGUNAN: Bukan hanya menyulap kampungnya menjadi bersih. Dari puluhan peserta Kampung Hebat, banyak yang membawa perubahan ke masyarakat. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

MOST READ

BERITA TERBARU

/