Berhasil Angkat Lele 4 Kg, tapi Tak Juara

KADEMANGAN – Para pemancing di Kolam Bromo Fishing Jawa Pos Radar Bromo dimanjakan dengan ikan-ikan besar, Sabtu (15/12) malam. Bahkan, ada salah seorang pemancing yang berhasil mengangkat ikan seberat 4 kilogram. Namun, tak bisa juara karena tidak sah.

Seperti biasa, lomba yang digelar di halaman Kantor Jawa Pos Radar Bromo di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, itu digelar mulai sekitar pukul 20.30. Mereka berlomba selama sekitar 2 jam. Sejumlah pemacing mulai menaikan kailnya karena sudah tersambar ikan. Baik yang kecil maupun yang besar, semuanya terangkat.

Ada yang mengakat ikan seberat 4 kilogram lebih. Namun, ikan ini tidak bisa dilombakan karena tidak sah. Kail yang mereka lempar tidak nyantol di mulut lele yang mereka dapat. Karenanya, ikan ini tidak ditimbang.

Panitia Lomba Mancing Giyanto mengatakan, memancing butuh kesabaran. Bila kurang sabar, bisa menyebabkan ikan yang mestinya juara bisa gagal. Sebab, pemancing keburu menarik kailnya sebelum dimakan ikan. “Biasanya sedikit disenggol ikan, sudah ditarik. Jadi terkena ekornya atau tuburnya. Jika sabar sedikit saja, bisa jadi ikannya makan dan sah,” ujarnya.

Giyanto mengatakan, hasil pancingan dikatakan sah bila kail nyangkut di mulut ikan. Karenanya, ketika nyakut di bagian tubuh selain di mulut, pihaknya tidak bisa mengesahkannya. “Jika sudah dirasa memang sudah dimakan angkat saja. Kalau masih sebatas dibuat mainan, jangan diangkat, kasihan jadinya juga tidak sah,” ujarnya.

Hasilnya, lomba malam itu dimenangkan oleh pelapak nomor 49 atasnama Budi Lumut. Dia berhasil mendapatkan ikan 2,801 kilogram. Juara dua Bajil (berat ikan 2,524 kilogram); juara ketiga Tripel X (berat ikan 2,099 kilogram); dan juara terakhir Gang Setan dengan berat ikan 2,042 kilogram. (sid/rud)