alexametrics
27.6 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Bupati Pasuruan Ikut Menjuri Lomba Foto Air untuk Penghidupan

PASURUAN, Radar Bromo – Penjurian lomba foto “Air untuk Penghidupan” telah dilakukan. Tetapi, belum sampai pada penentuan juara. Penjurian Selasa (13/12) siang itu, dilakukan untuk menentukan masing-masing 10 nominasi dari dua kategori. Yakni, pelajar dan umum.

Penjurian itu dilakukan di kantor Jawa Pos Radar Bromo. Hadir sebagai juri Becky Subechi, fotografer Jawa Pos; Zainal Arifin, fotografer Jawa Pos Radar Bromo; dan Mahbub Junaedi dari Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang (SDA TR) Kabupaten Pasuruan.

Yang istimewa, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf sebagai juri kehormatan juga datang. Dia ikut memilih para nominasi dari foto-foto hasil kiriman peserta yang mencapai 483 foto. Padahal, sebelumnya, Bupati dijadwalkan menjuri di Pendapa Nyaweji Ngesti Wenganing Gusti di lingkungan kantor Pemkab Pasuruan.

Pria yang karib disapa Gus Irsyad ini mengaku, lomba foto bertema “Air untuk Penghidupan” itu digelar karena di daerahnya ada banyak sumber air. “Air ini merupakan kebutuhan utama dan harus dilestarikan. Terutama sumber-sumber air di Pasuruan yang konon katanya luar biasa. Tetapi, di sisi lain ada beberapa desa yang sangat membutuhkan air,” terangnya.

Harapannya, lomba foto itu mampu menyumbang peran dalam melestarikan sumber air. Melalui bahasa universal berupa karya foto, pihaknya mendorong masyarakat untuk ikut menyelamatkan dan melestarikan sumber air di Kabupaten Pasuruan.

“Dengan lomba foto ini, kami mengajak masyarakat untuk turut serta melestarikan sumber air. Saya sampaikan apresiasi dan ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan upaya pemerintah melalui Radar Bromo ini pada akhirnya mendorong masyarakat untuk terlibat dalam penyelamatan sumber air,” katanya.

PASURUAN, Radar Bromo – Penjurian lomba foto “Air untuk Penghidupan” telah dilakukan. Tetapi, belum sampai pada penentuan juara. Penjurian Selasa (13/12) siang itu, dilakukan untuk menentukan masing-masing 10 nominasi dari dua kategori. Yakni, pelajar dan umum.

Penjurian itu dilakukan di kantor Jawa Pos Radar Bromo. Hadir sebagai juri Becky Subechi, fotografer Jawa Pos; Zainal Arifin, fotografer Jawa Pos Radar Bromo; dan Mahbub Junaedi dari Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang (SDA TR) Kabupaten Pasuruan.

Yang istimewa, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf sebagai juri kehormatan juga datang. Dia ikut memilih para nominasi dari foto-foto hasil kiriman peserta yang mencapai 483 foto. Padahal, sebelumnya, Bupati dijadwalkan menjuri di Pendapa Nyaweji Ngesti Wenganing Gusti di lingkungan kantor Pemkab Pasuruan.

Pria yang karib disapa Gus Irsyad ini mengaku, lomba foto bertema “Air untuk Penghidupan” itu digelar karena di daerahnya ada banyak sumber air. “Air ini merupakan kebutuhan utama dan harus dilestarikan. Terutama sumber-sumber air di Pasuruan yang konon katanya luar biasa. Tetapi, di sisi lain ada beberapa desa yang sangat membutuhkan air,” terangnya.

Harapannya, lomba foto itu mampu menyumbang peran dalam melestarikan sumber air. Melalui bahasa universal berupa karya foto, pihaknya mendorong masyarakat untuk ikut menyelamatkan dan melestarikan sumber air di Kabupaten Pasuruan.

“Dengan lomba foto ini, kami mengajak masyarakat untuk turut serta melestarikan sumber air. Saya sampaikan apresiasi dan ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan upaya pemerintah melalui Radar Bromo ini pada akhirnya mendorong masyarakat untuk terlibat dalam penyelamatan sumber air,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/