alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Semangat Sambut Anugerah Kampung Hebat Kota Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Luar biasa antusiasme peserta program Anugerah Kampung Hebat 2021 dari kelurahan-kelurahan di Kecamatan Purworejo. Jumat (13/8), sosialisasi program digelar. Seluruh lurah, tim, kader-kader lingkungan hadir. Meski pandemi, tetap semangat.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan Samsul Rizal menyebutkan, ada tiga kategori dalam lomba Anugerah Kampung Hebat pada 2021 ini. Yaitu, kategori perumahan, permukiman berkembang, dan permukiman pesisir.

Lomba ini, lanjut dia, bertujuan membangkitkan kesadaran masyarakat dalam merawat lingkungan hidup di kelurahan masing-masing. Semua lingkungan kelurahan diharapkan menjadi bersih, sehat, dan indah.

Ada beberapa kriteria yang akan menjadi parameter penilaian. Di antaranya, kampung peserta harus memiliki tempat pembuangan sementara (TPS) sampah. Wilayah itu mampu mengimplementasikan 3R (reuse, reduce, dan recycle).

Selain itu, lingkungannya juga asri, lestari dengan banyak tanaman. Yang tidak kalah penting adalah saluran airnya tertutup. ”Untuk mengantisipasi pertumbuhan jentik nyamuk,” tambah Rizal.

Dia juga mengingatkan, dalam pelaksanaan, setiap kampung harus memperhatikan penerapan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing. Sebab, Anugerah Kampung Hebat tahun ini digelar di tengah situasi pandemi. Tema yang diusung terkait Siaga Covid-19.

”Kami harapkan setiap tahapan yang bergulir selalu mengutamakan protokol kesehatan, terutama dalam penilaian lapangan,” tegasnya.

Selama sosialisasi, para peserta juga gantian bertanya. Mereka penasaran dengan berbagai informasi tentang program ini. Terutama, menyangkut penyelenggaraan di tengah pandemi. ”Semangat kami tidak kendur. Ayo sukseskan program ini,” kata salah seorang wakil kelurahan.

Dukungan kuat datang dari legislator Komisi III DPRD Kota Pasuruan Ruddy Salam. Anggota komisi yang membidangi lingkungan hidup itu menyatakan mengapresiasi kegiatan Anugerah Kampung Hebat. Event ini sangat bagus dan bermanfaat.

Menurut Ruddy, kebersihan lingkungan tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah. Kesadaran masyarakat sangat penting dalam menjamin kelestarian lingkungan.

”Jadi, dengan kegiatan seperti ini, kami harapkan program pemerintah juga diikuti dan diteruskan oleh masyarakat,” katanya. Lomba ini bisa memacu semua kelurahan agar selalu menjaga kebersihan dan keasrian kampung. Juga mempertahankannya secara berkelanjutan. Meski, lomba sudah selesai pada tahun ini. ”Agar Kota Pasuruan benar-benar menjadi kota yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Imam Mahdi dari Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan menyampaikan, program Anugerah Kampung Hebat semakin diminati dari tahun ke tahun.

Apa buktinya? Sejak beberapa bulan lalu sudah ada warga kampung yang mempersiapkan diri. Jadi, dia yakin tahun ini lebih meriah dan semarak. Lebih-lebih, ada juga lomba karya tulis dengan peserta siswa sekolah dan mahasiswa. Tema tulisan adalah Lingkungan Sehat di Tengah Pandemi Covid-19.

Tak hanya itu. Warga Kota Pasuruan yang memiliki kemampuan dalam desain grafis punya peluang mengikuti lomba desain tempat sampah. Mereka diberi ruang untuk berkreasi seluas-luasnya.

Desain hasil lomba akan diaplikasikan dalam pengadaan tempat sampah di Kota Pasuruan. ”Makanya, tema desain harus sesuai dengan gagasan Kota Madinah dan Lisa Bunga. Artinya, lihat sampah, buang pada tempatnya,” beber Imam. (tom/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Luar biasa antusiasme peserta program Anugerah Kampung Hebat 2021 dari kelurahan-kelurahan di Kecamatan Purworejo. Jumat (13/8), sosialisasi program digelar. Seluruh lurah, tim, kader-kader lingkungan hadir. Meski pandemi, tetap semangat.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan Samsul Rizal menyebutkan, ada tiga kategori dalam lomba Anugerah Kampung Hebat pada 2021 ini. Yaitu, kategori perumahan, permukiman berkembang, dan permukiman pesisir.

Lomba ini, lanjut dia, bertujuan membangkitkan kesadaran masyarakat dalam merawat lingkungan hidup di kelurahan masing-masing. Semua lingkungan kelurahan diharapkan menjadi bersih, sehat, dan indah.

Ada beberapa kriteria yang akan menjadi parameter penilaian. Di antaranya, kampung peserta harus memiliki tempat pembuangan sementara (TPS) sampah. Wilayah itu mampu mengimplementasikan 3R (reuse, reduce, dan recycle).

Selain itu, lingkungannya juga asri, lestari dengan banyak tanaman. Yang tidak kalah penting adalah saluran airnya tertutup. ”Untuk mengantisipasi pertumbuhan jentik nyamuk,” tambah Rizal.

Dia juga mengingatkan, dalam pelaksanaan, setiap kampung harus memperhatikan penerapan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing. Sebab, Anugerah Kampung Hebat tahun ini digelar di tengah situasi pandemi. Tema yang diusung terkait Siaga Covid-19.

”Kami harapkan setiap tahapan yang bergulir selalu mengutamakan protokol kesehatan, terutama dalam penilaian lapangan,” tegasnya.

Selama sosialisasi, para peserta juga gantian bertanya. Mereka penasaran dengan berbagai informasi tentang program ini. Terutama, menyangkut penyelenggaraan di tengah pandemi. ”Semangat kami tidak kendur. Ayo sukseskan program ini,” kata salah seorang wakil kelurahan.

Dukungan kuat datang dari legislator Komisi III DPRD Kota Pasuruan Ruddy Salam. Anggota komisi yang membidangi lingkungan hidup itu menyatakan mengapresiasi kegiatan Anugerah Kampung Hebat. Event ini sangat bagus dan bermanfaat.

Menurut Ruddy, kebersihan lingkungan tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah. Kesadaran masyarakat sangat penting dalam menjamin kelestarian lingkungan.

”Jadi, dengan kegiatan seperti ini, kami harapkan program pemerintah juga diikuti dan diteruskan oleh masyarakat,” katanya. Lomba ini bisa memacu semua kelurahan agar selalu menjaga kebersihan dan keasrian kampung. Juga mempertahankannya secara berkelanjutan. Meski, lomba sudah selesai pada tahun ini. ”Agar Kota Pasuruan benar-benar menjadi kota yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Imam Mahdi dari Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan menyampaikan, program Anugerah Kampung Hebat semakin diminati dari tahun ke tahun.

Apa buktinya? Sejak beberapa bulan lalu sudah ada warga kampung yang mempersiapkan diri. Jadi, dia yakin tahun ini lebih meriah dan semarak. Lebih-lebih, ada juga lomba karya tulis dengan peserta siswa sekolah dan mahasiswa. Tema tulisan adalah Lingkungan Sehat di Tengah Pandemi Covid-19.

Tak hanya itu. Warga Kota Pasuruan yang memiliki kemampuan dalam desain grafis punya peluang mengikuti lomba desain tempat sampah. Mereka diberi ruang untuk berkreasi seluas-luasnya.

Desain hasil lomba akan diaplikasikan dalam pengadaan tempat sampah di Kota Pasuruan. ”Makanya, tema desain harus sesuai dengan gagasan Kota Madinah dan Lisa Bunga. Artinya, lihat sampah, buang pada tempatnya,” beber Imam. (tom/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/