Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kernet dan Pemotor Tewas di Embong Miring Probolinggo, Nasib Kernet Begitu Tragis

Inneke Agustin • Rabu, 11 Maret 2026 | 18:32 WIB

TIKUNGAN: Kondisi Jalan Raya Leces, Desa Banjarsawah, Tegalsiwalan, lokasi terjadinya kecelakaan antara truk tangki dengan motor, Rabu (11/3) pagi.
TIKUNGAN: Kondisi Jalan Raya Leces, Desa Banjarsawah, Tegalsiwalan, lokasi terjadinya kecelakaan antara truk tangki dengan motor, Rabu (11/3) pagi.

LECES, Radar Bromo - Jalan raya Leces kembali memakan korban jiwa. Ini setelah terjadi kecelakaan lalu lintas di Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Rabu (11/3) pagi.

Insiden tersebut melibatkan sebuah truk tangki dengan motor. Dua orang meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Korban meninggal diketahui Esun, 41, warga Desa Kropak. Satu lagi adalah pemotor yakni Romlan, 68, warga Kecamatan Tegalsiwalan.

Salah satu warga sekitar lokasi kejadian, Ruswan, 77, menuturkan bahwa kecelakaan bermula ketika truk tangki melaju dari arah barat.

Di dalam truk tangki inilah ada Esun yang merupakan kernet. Sementara sopir truk belum diketahui identitasnya.

Saat tiba di tikungan embong miring, truk hendak berbelok ke arah selatan. Apesnya saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai Romlan melintas dari arah utara dan hendak menyeberang ke arah selatan.

Diduga untuk menghindari sepeda motor tersebut, sopir truk membanting setir ke arah kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.

“Sepertinya sopir berusaha menghindari motor yang menyeberang. Truk kemudian banting setir ke kanan. Karena khawatir truk masuk ke kebun tebu yang cukup dalam, kernetnya langsung melompat keluar,” ujar Ruswan.

Dalam situasi tersebut, Esun selaku kernet yang berada di dalam truk pun keluar dan terlempar dari kendaraan.

Nahas, tubuhnya justru jatuh di depan ban dan akhirnya terlindas hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, Romlan yang mengendarai sepeda motor juga mengalami luka-luka akibat tertabrak truk. Saat pertama kali ditemukan warga, Romlan masih dalam kondisi hidup.

Namun, nyawanya tidak tertolong. Romlan kemudian mengembuskan nafas terakhirnya setelah kejadian.

Kedua korban selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo.

“Sedangkan istrinya masih hidup dan dirawat di Puskesmas,” katanya.

Salah satu petugas kamar jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh, Gusty Ferdy Lesmana menjelaskan bahwa kedua korban mengalami luka fatal di tubuhnya.

“Korban Esun mengalami luka parah pada bagian kaki kanan. Sedangkan Romlan mengalami luka lecet pada bagian wajah, tangan, dan kaki. Selain itu juga terdapat patah pada bagian dada serta luka robek di lutut kiri,” jelasnya. (gus/fun)

Editor : Fandi Armanto
#kernet tewas #Leces #pemotor tewas