PROBOLINGGO, Radar Bromo- Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo masa khidmah 2025-2030, resmi dikukuhkan. Minggu (15/2), mereka dikukuhkan oleh Sekretaris Umum Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur Dr. H. M. Hasan Ubaidillah di Aula MAN 2 Kota Probolinggo.
Ketua MUI Kota Probolinggo K.H. M. Sulthon mengatakan, pengukuhan ini bukan sekadar seremoni. Melainkan, titik awal untuk bekerja lebih optimal demi kemaslahatan umat. Ia juga menekankan pentingnya soliditas internal. Seluruh pengurus diharapkan tidak membawa identitas organisasi atau kelompok masing-masing dalam menjalankan amanah, melainkan bersatu di bawah satu bendera MUI dengan landasan Alquran dan Sunah.
“Kita harus satu visi dan satu komitmen. Dengan kebersamaan, program kerja akan berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Menjelang Ramadan, MUI Kota Probolinggo telah menyiapkan sejumlah program pembinaan umat. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjaga suasana kota tetap religius, aman, dan nyaman. Juga ada rencana menyediakan kantor permanen di Kecamatan Wonoasih.
“Kami juga insyaallah akan mendapat gedung untuk kantor baru yang berlokasi di Wonoasih. Selama ini kan memang belum ada kantor permanen. Insyaallah Bapak Wali Kota sudah memberikan lampu hijau, tinggal secara teknisnya nanti seperti apa,” ungkapnya.
Sekretaris Umum Dewan Pimpinan MUI Jatim, Dr. H. M. Hasan Ubaidillah menyampaikan, keberadaan kantor permanen sangat penting untuk menunjang kinerja organisasi. Sinergi antara pemerintah daerah dan instansi pertanahan, diharapkan dapat mempercepat terwujudnya fasilitas yang representatif bagi MUI di tiap daerah.
Terkait perbedaan pandangan dalam penentuan awal Ramadan maupun Idul Fitri, ia mengimbau agar tidak diperdebatkan secara berlebihan. Setiap organisasi memiliki metode perhitungan masing-masing, sehingga yang terpenting menjaga ukhuwah dan persatuan umat. “Yang utama adalah berpegang pada tali agama Allah berdasarkan Alquran dan As-Sunnah. Persatuan harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan MUI. Dukungan penuh diberikan agar lahir program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami harap akan lahir program-program untuk kemaslahatan umat, terutama untuk memperkuat generasi muda,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga