PROBOLINGGO, Radar Bromo- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo terus menunjukkan komitmen, kreativitas, sekaligus eksistensinya dalam memajukan dunia pendidikan. Dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Aksara Internasional (HAI) Jawa Timur 2025, Disdikbud memperkenalkan beragam inovasi dan karya terbaiknya.
Gelaran tingkat provinsi ini dilaksanakan di Exhibition Hall Grand City Surabaya, Senin (1/12). Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Siti Romlah mengatakan, salah satu fokus keikutsertaan pihaknya dalam kegiatan ini adalah penyajian stan pameran.
Bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo, stan tersebut dirancang dengan konsep informatif dan interaktif, sehingga mampu menampilkan berbagai capaian dan inovasi pendidikan secara menarik. “Di stan pameran, kami menghadirkan Rumah Inovasi. Yakni, aplikasi milik Disdikbud Kota Probolinggo yang menjadi wadah bagi guru, tenaga kependidikan, serta pegawai Disdikbud untuk mengunggah hasil karya inovatif mereka,” ujarnya.
Aplikasi Rumah Inovasi, sebelumnya berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Selasa (22/11), aplikasi tersebut memperoleh rekor MURI berkat terkumpulnya 2.302 karya inovasi di dalamnya. Sebuah pencapaian yang menunjukkan antusiasme dan kreativitas insan pendidikan di Kota Probolinggo.
“Prestasi tersebut sekaligus kami tampilkan dalam pameran. Agar masyarakat dan pengunjung dapat melihat langsung bagaimana semangat inovasi tumbuh di lingkungan pendidikan Kota Probolinggo,” ujar Romlah.
Selain memamerkan Rumah Inovasi, Disdikbud juga membawa berbagai karya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Di antaranya, 10 karya unggulan, 6 profil PKBM, serta produk olahan kopi. Tiga jenis kopi khas daerah -Dampit, Arabika, dan Robusta,- ikut ditampilkan sebagai bentuk pengenalan potensi lokal kepada pengunjung. Sekitar 50 gelas kopi juga turut dibagikan secara gratis kepada para pengunjung sebagai bentuk promosi sekaligus apresiasi. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga