Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dari Ratusan CJH Kota Probolinggo yang Akan Berangkat ke Tanah Suci, Puluhan Jemaah Belum Lunasi Bipih

Arif Mashudi • Rabu, 5 Maret 2025 | 16:50 WIB
Ilustrasi Haji
Ilustrasi Haji

KANIGARAN, Radar Bromo - Dari 213 jemaah haji asal Kota Probolinggo yang masuk daftar berangkat tahun ini.

Sebanyak 174 jemaah telah dinyatakan istithaah. Mereka dapat membayar pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 2025.

Namun hingga kemarin, dari kuota 213 jemaah, baru 149 jemaah yang telah melunasi Bipih. Sisanya 64 jemaah tercatat belum melunasi.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kota Probolinggo, Didik mengatakan, pelunasan Bipih jemaah haji asal Kota Probolinggo sudah mulai dibuka sejak Jumat (14/2) dan terakhir tanggal 14 Maret besok.

Nah, hingga kemarin sudah ada 149 jemaah haji yang sudah melunasi bipih.

Tentunya, mereka yang sudah melunasi bipih, sudah dinyatakan istithaah segi kesehatan.

”Dari 213 calon jemaah haji yang masuk kuota berangkat tahun ini sesuai nomor urut porsi, sebanyak 149 jamaah sudah melunasi Bipih. Sedangkan 64 jemaah masih belum melunasi Bipih,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Didik menambahkan, jemaah yang belum melunasi Bipih, masih memiliki kesempatan hingga 14 Maret untuk pelunasan tahap pertama.

Nantinya, diperkirakan ada waktu pelunasan kedua. Kemudian, untuk jemaah cadangan, biasanya atau lazimnya mengikuti pelunasan tahap dua.

Di Kota Probolinggo, ada 74 jemaah yang masuk daftar cadangan sesuai nomor urut porsi.

”Sementara tahap satu sampai tanggal 14 Maret 2025. Kemudian pengajuan pendampingan lansia dan penggabungan mahrom perkiraan terakhir input 18 Maret. Setelah itu, pelunasan tahap dua lazimnya untuk jemaah cadangan,” terangnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DInkes-P2KB) Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah Hidayati melalui Agus Tri Wahyudi selaku Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda mengatakan, untuk jemaah yang sudah menjalani pemeriksaan kesehatan, hampir seluruhnya sudah dinyatakan istithaah.

Baik itu jemaah haji yang masuk kuota berangkat maupun masuk cadangan.

Mereka sudah menjalani pemeriksaan kesehatan. Hanya tinggal menunggu hasil dari siskohatkes.

”Paling banyak jemaah istithaah dengan pendampingan obat. Sebagian lagi jemaah kondisi sehat tanpa pendampingan. Ada beberapa jemaah istithaah dengan pendampingan orang,” terangnya. (mas/fun)

Editor : Abdul Wahid
#haji #biaya haji #bipih