BANTARAN, Radar Bromo- Bencana kebakaran di Probolinggo, masih terus mengancam. Jumat (4/10) sore, api berkobaar dari area gudang bahan bangunan Citra Indah Sarana Jaya, di Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.
Gudang ini merupakan tempat penyimpanan suplai bahan bangunan toko bahan bangunan Sarana Jaya. Lokasinya tak jauh dari gudang. Beruntung, amukan si jago merah ini tak sampai memakan korban jiwa. Kala itu para karyawan sudah pulang.
Kepala Toko Sarana Jaya Fauzi, 48, mengatakan, adanya kebakaran kali pertama diketahui sejumlah warga. Mereka melihat kepulan asap dari gudang. Setelah dicek, ternyata api melahap timbunan sampah plastik bekas bungkus material bahan bangunan dan daun-daun kering.
“Ketika saya cek api sudah besar, jadi saya langsung telpon Abah (pemilik toko). Saat itu Abah langsung telepon Damkar” ujarnya.
Ia menduga, api berasal dari puntung rokok yang dibuang orang sembarangan. Kemudian melalap tumpukan sampah dedaunan kering di luar gudang. “Apinya merembet ke dalam gudang, karena banyak ban bekas. Makanya apinya besar sekali,” katanya.
Beberapa hari sebelumnya, kata Fauzi, ada penebangan pohon, sehingga banyak daun dan ranting pohon menumpuk di luar gudang. “Dedaunan itu ditumpuk, karena kering, jadi kebakar, mungkin pas kena puntung rokok,” jelasnya.
Syukur api berhasil dipadamkan sebelum api merambat ke bangunan gudang. Posisi tumpukkan sampah yang terbakar juga masih cukup jauh dari tempat penyimpanan material bangunan. Kekompakan warga membuat api tak sampai melumat habis isi gudang.
“Sebelum Damkar datang, teman-teman dibantu warga sudah nyirami api, juga pakai pasir. Biar tidak makin merembet ke material bangunan. Alhamdulillah tidak ada kerugian besar, karena tumpukan sampahnya agak jauh,” ujar karyawan gudang, Asmat, 34.
Kasi Humas Damkar Kabupaten Probolinggo Sholehuddin mengatakan, proses pemadaman butuh wakru 45 menit. Kala itu, tim damkar turun membawa 2 unit truk damkar. (mg2/rud)
Editor : Ronald Fernando