Unik, Wisatawan di Seruni Point Disambut dengan Tari Tradisional

SUKAPURA – Dispora Parbud Kabupaten Probolinggo terus berusaha menarik perhatian wisatawan agar betah berada di kawasan Gunung Bromo. Salah satunya dengan menggandeng Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Ngadisari, Kecamatan Sukapura, menyajikan kesenian tari tradisional.

Pertunjukan kesenian itu digelar di panggung atau gelanggang Seruni Poin. Sehingga, para wisatawan tak hanya bisa menikmati pemandangan alam, namun juga ada kesenian tradisional.

Kasi Destinasi Pariwisata Dispora Parbud Kabupaten Porobolinggo Musa mengatakan, pagelaran seni tari tradisional ini disajikan untuk para wisatawan. “Sambil menunggu matahari terbit, wisatawan bisa melihat pertunjukan tari yang disajikan oleh Sanggar Gita Kusuma Ngadisari,” ujarnya.

Menurutnya, adanya pagelaran ini bertujuan menarik minat para wisatawan. Serta, memanfaatkan potensi kesenian di desa. Termasuk, fasilitas panggung yang telah dibangun. “Dengan adanya pagelaran itu, panggung termanfaatkan dan mengenalkan wisatawan terhadap budaya di sana. Dengan tujuan akhir menambah peminat wisatawan untuk datang,” ujarnya.

Meski masih dilakukan sebulan sekali, Musa mengatakan, ke depan diharapkan pagelaran ini bisa dilakukan setiap pekan. “Wisatawan yang berkunjung paling banyak di hari Minggu. Karena itu, ke depan kami akan lakukan pagelaran serupa setiap pekan. Saat ini masih dilakukan Sabtu-Minggu (29-30/12), mengingat menjelang akhir tahun banyak wisatawan yang datang,” jelasnya.

Pihaknya berharap, pagelaran ini tak hanya dilakukan di Seruni Poin. Namun, di setiap desa dengan ciri khas masing-masing desa. Sehingga, Bromo tak hanya terkenal wisata alamnya, melainkan juga budaya dan keseniannya. (rpd/rud)