alexametrics
25C
Probolinggo
Wednesday, 27 January 2021

Mobil Brio Tertabrak Sri Tanjung, Sopirnya asal Muneng Selamat

KADEMANGAN, Radar Bromo – Mega Ratu, 27, lolos dari maut. Betapa tidak, warnita asal Desa Muneng itu, masih bisa selamat, walau mobilnya tertabrak kereta api di perlintasan Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Senin (30/11) sore.

Insiden kecelakaan itu membuat gempar warga Pilang. Apalagi, insiden terjadi di depan Kantor Kelurahan Pilang, Senin (30/11) sore. Saat warga keluar, sudah melihat sebuah mobil Honda Brio berwarna putih S 1875 ZB ringsek lantaran tertabrak kereta api (KA) Sri Tanjung.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16.30. Menurut keterangan salah satu warga sekitar Likasim,55, warga Pilang mengungkapkan bahwa mobil tersebut datang dari arah Timur dan mau melintas rel yang ada di depan kantor kelurahan.

RINGSEK: Honda Brio yang dikemudikan Mega Ratu usai tertabrak KA Sri Tanjung, Senin (30/11) sore. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

“Mungkin dikira tidak ada kereta, jadi terus melaju mobilnya. Saat tertabrak kena bagian kiri hingga mobil terpental. Penumpangnya 1 orang perempuan tapi selamat,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Syaiful, warga Triwung Kidul ini kebetulan melintas di dekat TKP saat kejadian. “Kereta api datang dari arah barat menghantam sisi mobil bagian kiri. Mobil ini berputar dan sempat ditahan plang. Kalau tidak ditahan plang, mungkin mobil ini sudah terseret jauh,” ujarnya.

“Korbannya selamat dan secepatnya ditolong warga. Seorang perempuan dengan luka di kepala tapi kondisinya sadar,” tambahnya.

Insiden itu memantik petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian. Ipda Tohari, Kanitlaka Satlantas Polres Probolinggo Kota menjelaskan bahwa penumpang mobil Honda Brio yang bernama Mega Ratu, 27, warga Desa Muneng. Korban selamat dalam kejadian kecelakaan kereta api.

“Korban dalam kondisi selamat dan masih sadar meskipun mengalami luka-luka,” terangnya.

Saat disinggung kronologis kejadian, Tohari menjelaskan bahwa pihaknya masih menyelidiki peristiwa kecelakaan tersebut. “Kereta api Sri Tanjung ini datang dari arah Surabaya menuju Banyuwangi. Menabrak kendaraan Honda Brio tepat di perlintasan sebidang kelurahan Pilang,” terangnya.

Insiden tersebut memantik warga dan pengendara yang melintas, melambatkan laju kendaraannya. Alhasil, arus lalu lintas sempat melambat. Arus baru normal usai proses evakuasi dilakukan. (put/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU