alexametrics
25C
Probolinggo
Wednesday, 27 January 2021

Jenazah di Gili Ketapang Diidentifikasi Remaja Banyuanyar yang Hilang

GENDING, Radar Bromo – Jenazah yang ditemukan mengapung di perairan Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, akhirnya dipastikan Wahyu Ibrahim, 16. Keluarga yakin dan memastikan itu jenazah korban setelah luka di paha kanan korban dibedah.

Terungkapnya identitas jenazah diketahui setelah pemeriksaan mendalam dilakukan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan mulai Sabtu sampai Minggu (28-29/11). Setelah jenazah dievakuasi dari perairan Pulau Gili Ketapang, Sabtu (28/11) oleh tim gabungan, proses identifikasi langsung dilakukan di RSUD Waluyo Jati saat itu juga.

Keluarga korban pun datang ke kamar mayat untuk memastikan identitas jenazah. Namun, kondisi jenazah yang telah mengalami pembengkakan dan sedikit rusak membuat identitasnya sulit dikenali. Bahkan, keluarga korban juga ragu.

Namun, hari Sabtu itu ditemukan satu ciri fisik yang sama dengan Wahyu Ibrahim. Yakni ada bekas jahitan pada paha kanan.

Baca Juga: Remaja Banyuanyar Kidul Hilang di Muara Gending

“Saat sudah dievakuasi dan dibersihkan, keluarga melihat sendiri jenazah. Tetapi keluarga belum yakin bahwa itu korban. Akhirnya mencoba mencari petunjuk lain untuk mengetahui identitas jenazah,” terang Kapolsek Gending AKP Ohim.

Keluarga pun bermusyarah dan akhirnya pada Minggu (29/11) pagi, keluarga kembali meminta pemeriksaan pada jenazah. Tujuannya memastikan identitas jenazah, apakah benar Wahyu Ibrahim atau bukan.

Saat itu, keluarga meminta pada petugas untuk membedah bekas luka di paha kanan jenazah. Sebab, luka itu sama dengan luka yang dimiliki Wahyu Ibrahim.

“Ibu dan Kakak korban datang untuk memastikan. Sesuai dengan keterangan yang diberikan, Wahyu Ibrahim pernah kecelakaan dan diplatina pada paha kanannya,” lanjutnya.

Maka, petugas pun membedah paha kanan jenazah, Minggu sekitar pukul 09.00. Dan hasilnya, saat dibedah terlihat ada platina di paha kanan jenazah.

Baca Juga: Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

“Jadi saat dilakukan pembedahan, keterangan yang diberikan keluarga korban sama persis dengan kondisi jenazah yang ditemukan,” jelasnya.

Berbekal hasil pembedahan itu, akhirnya keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Wahyu Ibrahim. Selain itu, petugas rumah sakit juga melakukan pemeriksaan luar untuk memastikan bahwa jenazah bukan korban kekerasan atau tindak kriminal.

“Tidak ditemukan bekas luka kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga tidak berkenan dilakukan visum organ dalam pada korban. Penyebab korban meninggal diduga karena hanyut,” lanjut APK Ohim.

Sekitar pukul 10.00, keluarga pun langsung membawa jenazah korban ke rumah duka di Dusun Masjid, Desa Banyuanyar Kidul, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Hari itu juga, korban dimakamkan di TPU setempat. (ar/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU