alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Total Ada 17 Perlintasan KA di Probolinggo Yang Tak Berpalang Pintu

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Ada belasan perlintasan Kereta Api (KA) di Kabupaten Probolinggo yang sampai saat ini belum dilengkapi dengan palang pintu. Kondisi itu sangat rawan terjadi kecelakaan KA.

Pemkab Probolinggo ajukan ke Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), untuk mendapatkan rekomendasi pembangunan palang pintu. Namun, realisasi pemasangan palang pintu di perlintasan, diperkirakan membutuhkan waktu. Alasannya, tentu saja soal anggaran.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian dengan melakukan survei langsung ke lapangan. Hasilnya, ternyata hampir semua perlintasan KA di Kabupaten belum ada palang pintunya.

”Total ada 17 titik perlintasan kereta api yang ilegal di Kabupaten Probolinggo. Maksudnya ilegal adalah tidak ada palang pintunya. Itu sangat jelas membahayakan bagi yang hendak menyeberang perlintasan itu,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (29/10).

Taufik menerangkan, pihaknya sudah mengajukan ke Dirjen Perkeretaapian untuk mendapatkan rekomendasi pembangunan palang pintu dan pos penjagaannya. Sebab, pembangunan palang pintu itu, tetap harus ada rekomendasi dari Dirjen Perkeretaapian di Kementerian Perhubungan.

”Kami masih menunggu rekomendasi dari Dirjen Perkeretaapian untuk pemasangan palang pintu di perlintasan ilegal itu,” katanya.

Untuk tahun ini, dikatakan Taufik, dapat dipastikan tidak dapat membangun palang pintu perlintasan KA ilegal tersebut. Pihaknya akan berupaya mengusulkan pembangunan palang pintu dan pos penjagaan di perlintasan tersebut secara bertahap. Melihat kemampuan anggaran.

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Ada belasan perlintasan Kereta Api (KA) di Kabupaten Probolinggo yang sampai saat ini belum dilengkapi dengan palang pintu. Kondisi itu sangat rawan terjadi kecelakaan KA.

Pemkab Probolinggo ajukan ke Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), untuk mendapatkan rekomendasi pembangunan palang pintu. Namun, realisasi pemasangan palang pintu di perlintasan, diperkirakan membutuhkan waktu. Alasannya, tentu saja soal anggaran.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian dengan melakukan survei langsung ke lapangan. Hasilnya, ternyata hampir semua perlintasan KA di Kabupaten belum ada palang pintunya.

”Total ada 17 titik perlintasan kereta api yang ilegal di Kabupaten Probolinggo. Maksudnya ilegal adalah tidak ada palang pintunya. Itu sangat jelas membahayakan bagi yang hendak menyeberang perlintasan itu,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (29/10).

Taufik menerangkan, pihaknya sudah mengajukan ke Dirjen Perkeretaapian untuk mendapatkan rekomendasi pembangunan palang pintu dan pos penjagaannya. Sebab, pembangunan palang pintu itu, tetap harus ada rekomendasi dari Dirjen Perkeretaapian di Kementerian Perhubungan.

”Kami masih menunggu rekomendasi dari Dirjen Perkeretaapian untuk pemasangan palang pintu di perlintasan ilegal itu,” katanya.

Untuk tahun ini, dikatakan Taufik, dapat dipastikan tidak dapat membangun palang pintu perlintasan KA ilegal tersebut. Pihaknya akan berupaya mengusulkan pembangunan palang pintu dan pos penjagaan di perlintasan tersebut secara bertahap. Melihat kemampuan anggaran.

MOST READ

BERITA TERBARU

/