alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Proyek Alun-alun Probolinggo Masih Tahap Pembersihan

MAYANGAN, Radar Bromo – Proses revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo, terus mengundang perhatian warga. Sebab, ruang terbuka hijau yang dulunya selalu ramai itu kini tak bisa difungsikan. Perekonomian warga yang selama ini berjualan di sekitar alun-alun juga terdampak.

Belum selesainya perbaikan alun-alun ini kerap menjadi kritikan masyarakat. Bahkan, tidak sedikit yang membandingkan Alun-alun Kota Probolinggo dengan Alun-Alun Kraksaan. Salah satunya Fitria Nur, 25, warga Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Ia menyayangkan, Alun-alun Kota Probolinggo, yang tak kunjung rampung diperbaiki. Padahal, banyak orang yang menggantungkan perekonomiannya dari keramaian alun-alun.

“Saya jualan di sekitar alun-alun, sejak direnovasi sepi, karena orang tidak bisa masuk ke alun-alun. Penjualan tidak seramai dulu saat alun-alun masih bisa dimasuki warga. Padahal, Alun-alun Kraksaan diperbaiki tahun ini selesai juga tahun ini. Ndak pakai acara terlambat,” ujarnya.

Sejatinya, revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo, mulai dilanjutkan. Namun, kini masih dalam tahap pembersihan. Hal ini merupakan bagian dari proses penyelesaian revitalisasi alun-alun yang tidak bisa diselesaikan pada 2019.

“Kegiatan penyelesaian revitalisasi alun-alun sudah berjalan. Sekarang masih dalam tahap pembersihan. Tahun ini tinggal pemasangan paving dan pemasangan rumput,” ujar Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kota Probolinggo, Andre Nirwana, Selasa (27/10) lalu.

Disinggung mengenai batas penyelesaian pekerjaan revitalisasi Alun-alun, Andre menyebutkan, tanggal 21 Desember 2020. Menurutnya, jika pekerjaan ini sudah selesai, maka masyarakat sudah bisa masuk ke area alun-alun. (put/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.