alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Mulai Masuk Pancaroba, Waspadai Demam Berdarah

KANIGARAN, Radar Bromo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo, meminta masyarakat yang berlibur untuk waspada dengan perubahan cuaca. Meski hujan belum sering di Kota Probolinggo, namun sejumlah daerah sudah sering hujan.

“Masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar kota harus selalu memperhatikan protokol kesehatan serta memantau cuaca,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Sugito Prasetyo.

Sugito menjelaskan, di Kota Probolinggo, hujan masih jarang. Namun, di luar Kota Probolinggo, sudah mengalami hujan yang cukup deras. “Di Kota Probolinggo, belum terdampak La Nina. Karena di Kota Probolinggo, angin gending masih berlangsung. Di luar Kota Probolinggo, curah hujan sudah cukup tinggi,” ujarnya.

Mantan Kabag Umum Pemkot Probolinggo, ini menjelaskan, selama Oktober sampai April, Indonesia akan dilintasi badai La Nina. Badai ini kebalikan dari badai El Nino. “Badai La Nina berasal dari pasifik yang membawa gumpalan awan hujan dengan tekanan angin tinggi. Curah hujan cukup tinggi 30-40 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Bencana (DKP2KB) Kota Probolinggo N.H. Hidayati meminta, warga tidak hanya waspada terhadap penularan Covid-19. Namun, juga harus mewaspadai penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

“Dengan mulai memasuki musim hujan, tidak hanya waspada dengan penularan Covid-19, tapi juga terhadap penyakit DBD,” ujarnya. (put/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.