alexametrics
27.5 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Gelar FGD di Kabupaten Probolinggo

SEJUMLAH mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPN Jatim) melaksanakan Forum Focus Group Discussion (FGD), Senin (28/3). Kegiatan ini digelar di Balai Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

FGD digelar oleh mahasiswa UPN yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik MBKM skema “Kewirausahaan & Ekonomi Kreatif.” Forum ini mengusung tema Sinergitas KKN MBKM UPNVJT dengan Lembaga Pemerintah, Lembaga Kemasyarakatan, Kepemudaan, serta Pelaku UMKM dan Ekraf.

Tercatat ada sekitar 200 orang yang menghadiri acara tersebut. Karena masih masa pandemi, mereka tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Dimulai pukul 09.00, acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto. Ia mewakili Plt Bupati Probolinggo H.A. Timbul Prihanjoko.

Ada empat narasumber yang dihadirkan. Yakni, Koordinator UMKM Selvi Agustin; Kabid Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Zulkarnain; Plt Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Moh. Natsir; dan Dosen Pembimbing Lapangan Taufikurrahman.

Dalam forum ini juga diundang dua pelaku UMKM dari Kecamatan Bantaran dan Kecamatan Sumberasih. Acara itu mendapatkan respons yang sangat luar biasa. Baik dari Pemkab Probolinggo, tokoh masyarakat, maupun dari kepemudaan dan pelaku UMKM.

“UMKM di wilayah Kecamatan Bantaran ada sekitar 3.800 unit. Namun, hanya sekitar 11 persen yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Harapan kami, mahasiswa dapat berkoordinasi dengan pihak terkait di kecamatan agar pelaku UMKM bisa cepat mendapat perizinan,” ujar Camat Bantaran Saniwar.

SEJUMLAH mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPN Jatim) melaksanakan Forum Focus Group Discussion (FGD), Senin (28/3). Kegiatan ini digelar di Balai Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

FGD digelar oleh mahasiswa UPN yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik MBKM skema “Kewirausahaan & Ekonomi Kreatif.” Forum ini mengusung tema Sinergitas KKN MBKM UPNVJT dengan Lembaga Pemerintah, Lembaga Kemasyarakatan, Kepemudaan, serta Pelaku UMKM dan Ekraf.

Tercatat ada sekitar 200 orang yang menghadiri acara tersebut. Karena masih masa pandemi, mereka tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Dimulai pukul 09.00, acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto. Ia mewakili Plt Bupati Probolinggo H.A. Timbul Prihanjoko.

Ada empat narasumber yang dihadirkan. Yakni, Koordinator UMKM Selvi Agustin; Kabid Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Zulkarnain; Plt Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Moh. Natsir; dan Dosen Pembimbing Lapangan Taufikurrahman.

Dalam forum ini juga diundang dua pelaku UMKM dari Kecamatan Bantaran dan Kecamatan Sumberasih. Acara itu mendapatkan respons yang sangat luar biasa. Baik dari Pemkab Probolinggo, tokoh masyarakat, maupun dari kepemudaan dan pelaku UMKM.

“UMKM di wilayah Kecamatan Bantaran ada sekitar 3.800 unit. Namun, hanya sekitar 11 persen yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Harapan kami, mahasiswa dapat berkoordinasi dengan pihak terkait di kecamatan agar pelaku UMKM bisa cepat mendapat perizinan,” ujar Camat Bantaran Saniwar.

MOST READ

BERITA TERBARU

/