Banyak Personel yang Jadi Satpol PP, Kinerja DLH Berkurang

MAYANGAN, Radar Bromo – Banyaknya pegawai di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, yang memilih pindah pekerjaan membuat kinerja DLH kurang maksimal. Maklum, ada sekitar 50 pegawai DLH yang bertugas di bagian kebersihan berpindah menjadi anggota Satpol PP.

Kepala DLH Kota Probolinggo Budi Krisyanto, menerangkan setelah puluhan petugas DLH beralih tugas ke Satpol PP, secara drastis kinerja DLH menurun. sebab, ada sejumlah posisi yang kosong. Di antaranya, petugas penyapu, perawatan taman, dan sopir. “Banyaknya petugas DLH yang berpindah tugas, membuat kinerja kami berkurang. Sebab, petugas yang berpindah cukup banyak, sekitar 40-50 an,” ujarnya.

Karenanya, pihaknya berharap pada awal Januari 2020, ada kebijakan dari Wali Kota Probolinggo untuk menambah personel DLH. Dalam rekrutmen itu, Budi mengaku akan mengutamakan pegawai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. “Kami utamakan dari PTT OPD lain dulu. Jika memang tidak ada yang berminat, bisa diambilkan dari warga kota yang hendak mendaftar,” ujarnya.

Diketahui, beberapa waktu lalu Satpol PP Kota Probolinggo, merekrut anggota baru. Ada 99 warga yang mendaftar. Termasuk pegawai tidak tetap (PTT) di lingkungan DLH Kota Probolinggo. Dari jumlah itu, terpilih 58 pendaftar dan lima diantaranya perempuan.

Dari hasil rekrutmen ini, delapan di antaranya akan ditugaskan sebagai pemadam kebakaran (damkar). Namun, lima perempuan itu dipastikan tidak akan bertugas sebagai damkar.

“Semetara ini Satpol PP lebih membutuhkan. Sehingga, lima petugas perempuan itu akan bertugas di Satpol PP. Mungkin ke depan baru kami berikan tambahan petugas damkar cewek,” ujar Kasatpol PP Kota Probolinggo, Agus Effendi. (rpd/rud)