alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Kapolres Probolinggo Kota Pindah, Titip Kampung Tangguh Tetap Solid

Kapolres Probolinggo Kota Pindah, Titip Kampung Tangguh Tetap Solid

MAYANGAN, Radar Bromo– Keberadaan sejumlah Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Kota Probolinggo, terus menjadi perhatian Polres Probolinggo Kota. Bahkan, menjelang pindah tugas, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, meminta agar tetap solid.

Hal itu disampaikan Ambariyadi dalam sebuah diskusi di salah satu gedung di Jalan dr. Mohamad Saleh, Kota Probolinggo. Ia juga menitipkan Kota Probolinggo, kepada sejumlah eleman masyarakat. Termasuk perwakilan KTS.

Setidaknya, ada 35 KTS di Kota Probolinggo. Jumlah itu belum termasuk tempat ibadah tangguh. Menurutnya, keberadaan mereka harus tetap solid, mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Selain itu, Ambariyadi berharap setiap KTS juga menjaga kekompakan dan mempertahankan apa yang sudah baik. Termasuk menjaga agar warga di sekitar KTS tetap menaati prptokol kesehatan. “Kami harap KTS, tetap solid untuk mencegah penularan Covid-19. Sebab, sampai saat ini Covid masih tetap ada,” jelasnya.

Diketahui, Ambariyadi akan melepas jabatannya sebagai Kapolres Probolinggo Kota. Pada 4 November, ia akan melepas jabatannya dan akan pindah ke Polda Bali. Dia dipindahtugaskan sebagai wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Bali.

Selama kepemimpinanya, ia banyak mendirikan KTS di Kota Probolinggo. Tujuannya, memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Adanya KTS ini mendapat sambutan baik dari sejumlah warga. Salah satunya, Mustakim, 51, dari KTS Wirosecang, Kecamatan Mayangan.

“KTS sangat bermanfaat. Dengan adanya KTS, sejumlah warga yang mulainya cuek atau acuh tak acuh terhadap protokol kesehatan, kini mulai sadar dan menaatinya,” ujarnya. (rpd/rud)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.